Rabu 08 Mar 2023 23:41 WIB

Pebulutangkis Putri Sarat Prestasi Ini Ungkap Nadal Sebagai Inspirasi Dunia Olahraga

Semangat itu pun membuat Marin terus berjuang.

Tunggal Spanyol Carolina Marin saat bertanding melawan tunggal putri Korea Selatan An Se Young pada babak final Daihatsu Indonesia Masters 2023 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Ahad (29/1/2023). An Se Young berhasil menjuarai kategori tunggal putri Daihatsu Indonesia Masters 2023 usai berhasil menumbangkan tunggal putri Spanyol dengan skor 18-21, 21-18 dan 21-13.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Tunggal Spanyol Carolina Marin saat bertanding melawan tunggal putri Korea Selatan An Se Young pada babak final Daihatsu Indonesia Masters 2023 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Ahad (29/1/2023). An Se Young berhasil menjuarai kategori tunggal putri Daihatsu Indonesia Masters 2023 usai berhasil menumbangkan tunggal putri Spanyol dengan skor 18-21, 21-18 dan 21-13.

REPUBLIKA.CO.ID, MALLORCA --Atlet bulu tangkis asal Spanyol Carolina Marin mengungkapkan petenis Rafael Nadal merupakan sosok idola dan inspirasinya di dunia olahraga. Marin mengatakan, Nadal bahkan menginspirasinya untuk kembali pulih usai cedera anterior cruciate ligament (ACL) yang membuatnya harus absen dari berbagai pertandingan dunia, termasuk Olimpiade Tokyo 2020.

"Saya rasa, atlet seperti Nadal, tidak hanya jadi inspirasi di dalam lapangan tapi juga di luar lapangan sebagai manusia biasa. Dia banyak memenangkan pertandingan dan mungkin dia juga adalah atlet terbaik di cabang olahraga tenis. Tapi, saya melihat dia lebih sebagai manusia," kata Marin dalam jumpa pers virtual, Rabu (8/3/2023). 

Baca Juga

"Dia selalu berusaha menjadi orang yang rendah hati terlepas dari semua pencapaiannya, dan saya mengagumi dia, serta saya ingin menjadi sosok seperti itu," kata dia.

Semangat itu pun membuat Marin terus berjuang meraih target selanjutnya sebagai seorang atlet bulu tangkis profesional. Salah satu target ambisiusnya adalah kembali ke Olimpiade di Paris, tahun 2024 nanti.

"Iya, (usai cedera dan absen panjang) memang menjadi tantangan, tapi saya bisa mengatasinya. Saya juga merasa sudah lebih kompetitif sebelum (Olimpiade) Paris. Target saya jelas, yaitu untuk mendapat medali emas," tegas peraih medali emas Olimpiade Rio tujuh tahun silam itu.

"Saya cedera sebelum Olimpiade Tokyo 2020 dimulai dan membuat saya tidak bisa mencapai apa yang saya targetkan. Sekarang, saya mempersiapkan diri untuk Paris 2024. Saya mendorong diri saya lebih keras. Sejak Desember lalu, saya sudah tidak merasakkan sakit di lutut saya dan saya rasa saya sudah bisa berkompetisi," ujar dia.

Ia lalu menjabarkan sejumlah target dalam waktu dekat. Bicara target jangka pendek, Marin akan mengusahakan yang terbaik di turnamen-turnamen ke depan.

Sementara untuk jangka menengah, ia ingin meraih gelar Juara Dunia di Denmark, dan tujuan utamanya akhirnya mengarah pada Olimpiade Paris 2024.

"Saya punya waktu yang tidak panjang (untuk Olimpiade Paris 2024). Ada penambahan turnamen yang harus diikuti. Saya fokus pada turnamen terdekat. Tapi, semua latihan dan persiapan yang saya lakukan sudah bertujuan ke sana (Olimpiade)," ujar pebulutangkis tersebut.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement