Rabu 19 Apr 2023 10:45 WIB

City tak Mau Pikirkan Kegagalan Masa Lalu di Liga Champions

City bertekad memburu kemenangan di markas Bayern Munchen meskipun sudah unggul 3-0.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Pelatih kepala Manchester City Pep Guardiola
Foto: AP Photo/Frank Augstein
Pelatih kepala Manchester City Pep Guardiola

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manchester City tidak akan memikirkan kegagalan pada masa lalu di Liga Champions atau sejarah Bayern Munchen yang termasyhur di Eropa saat mereka menghadapi tim Jerman itu di leg kedua perempat final pada Kamis (20/4/2023) dini hari WIB. City mengalahkan Bayern 3-0 pada leg pertama dan berada di posisi terdepan untuk lolos ke semifinal.

Juara Eropa enam kali Bayern Munchen dalam kondisi tidak ideal setelah tersingkir dari Piala Jerman dua pekan lalu, kalah di leg pertama, dan hasil imbang di Bundesliga pada akhir pekan lalu.

Baca Juga

"Kami datang ke sini untuk memainkan satu pertandingan sepak bola, 11 orang melawan 11 orang, untuk mencoba melakukan yang lebih baik daripada lawan kami dalam pertandingan ini," kata Guardiola dalam konferensi pers pada Selasa (18/4/2023).

"Kami tidak bisa bermain, bersaing melawan sejarah. Bagi kami, ini adalah kesempatan baru untuk membuktikan diri melawan salah satu yang terbaik di Eropa. Besok kami tidak bermain melawan sejarah, kami tidak bermain melawan apa yang telah mereka capai," katanya.

Guardiola memperingatkan bahwa Bayern, terlepas dari gejolak internal yang terjadi, akan tampil dengan keyakinan bahwa mereka dapat membalikkan keadaan. 

City masih mencari trofi Liga Champion pertama mereka setelah mencapai final satu kali, di tahun 2021. "Saya tahu mentalitas klub ini (Bayern). Itu ada di mana-mana. Itu ada di dalam kulit dan saya tahu mereka percaya mereka bisa melakukannya. Kami juga percaya," kata Guardiola, yang melatih Bayern dari 2013 sampai 2016. "Ketika Anda berada di klub seperti ini, dengan sejarah yang mereka miliki di masa lalu di kompetisi ini, itulah yang terjadi."

City asuhan Guardiola, tak terkalahkan dalam 14 pertandingan di semua kompetisi. Mereka ingin mencapai puncaknya pada waktu yang tepat musim ini.

City membuntuti pemuncak klasemen Arsenal dengan selisih empat poin dalam perburuan gelar Liga Primer Inggris dan akan menghadapi Sheffield United di semifinal Piala FA pada Sabtu.

Salah satu kunci kesuksesan Guardiola adalah striker Erling Haaland, yang mencetak dua gol dalam kemenangan kandang 3-1 atas Leicester City akhir pekan lalu, menambah koleksi golnya menjadi 47 gol di semua kompetisi musim ini.

Guardiola juga akan memiliki gelandang Phil Foden yang telah kembali dari cedera, meskipun sang gelandang diperkirakan tidak akan tampil sebagai starter.

"Jelas ini adalah kabar baik bagi kami," kata pelatih asal Spanyol itu. "Dia hanya menjalani satu sesi latihan kemarin, tetapi dia ikut serta dengan kami dan akan berada di bangku cadangan.

Ketika ditanya berapa lama Foden bisa bermain untuk tim, Guardiola menambahkan, "90 menit tentu saja tidak. Tetapi dia adalah pemain spesial yang tidak membutuhkan banyak sesi latihan untuk bisa fit. Ini penting bukan hanya untuk besok." 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement