Selasa 05 Sep 2023 11:25 WIB

Pelatih Legendaris Italia Caci Keputusan Mancini Tinggalkan Gli Azzurri demi Arab Saudi

Mancini mundur sambil menuduh federasi sepak bola Italia yang tidak-tidak.

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Roberto Mancini dari Italia menghadiri konferensi pers setelah ia ditunjuk sebagai pelatih kepala tim sepak bola nasional Saudi, di Riyadh, Arab Saudi, (28/8/2023).
Foto: EPA-EFE/STRINGER
Roberto Mancini dari Italia menghadiri konferensi pers setelah ia ditunjuk sebagai pelatih kepala tim sepak bola nasional Saudi, di Riyadh, Arab Saudi, (28/8/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, FIRENZE -- Pelatih kawakan Fabio Capello menilai Roberto Mancini mengambil keputusan buruk karena memilih meninggalkan tim nasional Italia dan berlabuh ke Arab Saudi.

Mancini tiba-tiba menyerahkan surat pengunduran diri kepada tim nasional Italia bulan lalu dan kemudian menerima kesepakatan yang menguntungkan dengan Federasi Sepak Bola Arab Saudi.

Baca Juga

Meski mempersembahkan trofi Euro 2020, sentimen fans Italia merosot tajam setelah Mancini gagal membawa Gli Azzurri lolos ke final Piala Dunia 2022 di Qatar.

Berbicara kepada Radio Anch’io Sport via TMW, Selasa (5/9/2023), Capello memberikan pemikirannya terkait keputusan mundur Mancini. Ia menyebut, eks juru taktik Inter Milan telah salah mengambil langkah.

"Mancini melakukan kesalahan yang sangat serius, dia menuduh presiden FIGC dengan mengatakan bahwa dia tidak merasakan kepercayaan," kata Capello menjelaskan.

Adapun Mancini memutuskan mundur lantaran ia menuduh presiden dan FIGC tidak lagi merasakan kepercayaan dan telah mengganti staf kepelatihan tanpa keputusan darinya.

"Padahal kenyataannya lebih mudah untuk mengatakan, 'lihat presiden, saya telah menerima tawaran yang tidak bisa saya tolak dan menerima pesanan'," sambung eks ahli taktik AC Milan dan timnas Inggris.

Gli Azzurri kini merekrut Luciano Spalletti sebagai pengganti, menyusul kesuksesan luar biasa bersama Napoli musim lalu, di mana ia mengakhiri penantian Scudetto selama 33 tahun.

Kemudian Capello meyakini apabila timnas Italia memang membutuhkan sosok yang tegas seperti apa yang ada dalam pribadi Spalletti. Ia pun memuji keputusan Presiden FIGC Gabriele Gravina.

"Senang karena kami membutuhkan seseorang yang sedikit gila, dan Luciano yang agak gila harus segera menerima untuk kembali melatih tim nasional. Emosinya luar biasa dan keinginannya juga besar, sebagai pelatih yang penuh inspirasi dan tahu ke mana harus membawa timnya, saya pikir itu adalah pilihan yang bagus dari pihak Gravina."

Kini Spalletti tengah bersiap mengambil dua tugas awal bersama Italia dalam babak Kualifikasi Euro 2024 melawan timnas Makedonia Utara serta Ukraina akhir pekan nanti.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement