Sabtu 16 Sep 2023 19:38 WIB

Jonatan Christie Lolos ke Final Hong Kong Open, Revans Lawan yang Menjegalnya di Australia

Jonatan mengalahkan Ng Tze Yong tiga gim 21-19, 21-23, dan 21-13.

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie
Foto: Republika/Prayogi
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jonatan Christie memastikan langkah ke final Hong Kong Open 2023. Ini setelah Jojo berhasil melewati adangan wakil Malaysia Ng Tze Yong di Hong Kong Coliseum, Sabtu (16/9/2023). Jojo menang dalam pertarungan tiga gim 21-19, 21-23, dan 21-13. Kemenangan ini sekaligus revans atas kekalahan dari lawan yang sama di Australian Open, awal bulan lalu.

Kemenangan ini disambut sukacita oleh Jojo. Ia menilai, bantuan Tuhan sangat besar dalam keberhasilannya. Betapa tidak, dari pertama datang ke Hong Kong. Jojo dalam kondisi yang belum tahu apakah bisa bermain atau tidak. Kondisi otot perutnya yang menjadi penyebabnya. Jojo merasakan tidak nyaman. Namun ia tetap mencoba. Seiring berjalannya waktu, rasa sakit tersebut mulai hilang.

Baca Juga

"Tuhan bantu pulihkan," kata Jojo usai laga dalam keterangan resmi PBSI.

Dari sisi pertandingan, ia mengakui masih banyak yang harus diperbaiki, terutama ketika poin-poin unggul. Jojo merasa masih kurang tenang, kurang disiplin dan kurang berani menggunakan pukulan yang tepat. 

"Sempat beberapa kali malah jadi ragu-ragu dan lawan jadi lebih leluasa untuk mengontrol pertandingan," kata Jojo.

Ia mengaku harus belajar lagi sehingga tidak lagi terulang lawan bisa mengambil gim kedua. Padahal, Jojo semestinya bisa mengakhiri permainan lebih cepat.

"Namun sisi positifnya ketika itu terjadi, di gim ketiga mental saya tidak drop dan bisa fokus lagi. Itu sesuatu yang bisa menjadi nilai plus tadi," kata Jojo mengomentari permainannya.

Masalah tagu-ragu ini dinilainya harus bisa diatasi ke depannya. Terkadang, kata dia, itu menjadi penghambatnya. Jojo juga mengakui, kekalahan dari Ng Tze Yong di Australian Open lalu terlintas di pikirannya. Kala itu, Jojo tumbang karena tidak bisa keluar dari tekanan lawannya. 

"Ketika di masa lalu sudah terjadi, itu masih teringat. Jadi ada rasa ragunya tapi bersyukur kali ini saya bisa melewatinya. Saya berdoa dan mendukung Anthony (Sinisuka Ginting) nanti. Semoga dia bisa bermain baik dan masuk final sehingga Indonesia ada gelar dari tunggal putra," harap Jojo.

Anthony akan menghadapi Kenta Nishimoto dari Jepang pada semifinal kedua. Jika Anthony menang, akan terjadi All Indonesian Final sekaligus kepastian gelar dari tunggal putra.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement