Rabu 20 Sep 2023 20:06 WIB

Munchen Dituding akan Anggap Manchester United Sampah Eropa, Ini Respons Thomas Tuchel

Munchen dalam posisi jauh diunggulkan ketimbang MU.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Pelatih Bayern Munchen Thomas Tuchel.
Foto: AP Photo/Matthias Schrader
Pelatih Bayern Munchen Thomas Tuchel.

REPUBLIKA.CO.ID, MUNICH -- Beberapa jam lagi Bayern Munchen memulai petualangan di Liga Champions musim 2023/24. FC Bayern jumpa Manchester United.

Kedua tim tergabung di Grup A. Raksasa Jerman ini bertindak sebagai tuan rumah. Jadi partai tersebut dimainkan di Allian Arena, Munich, Kamis (21/9/2023) dini hari WIB.

Baca Juga

Pelatih Die Roten Thomas Tuchel bereaksi. Pasukannya diunggulkan menjadi pemenang. Namun, Tuchel tak terlena dengan hal itu.

Ia sangat menghormati Man United. Ia mengetahui sejarah dan budaya the Red Devils kendati wakil Inggris itu belum berada di jalur semestinya.

"United tidak mendapatkan hasil terbaik saat ini, tapi itu adalah klub dengan pola pikir spesial. Kami tidak akan meremehkan mereka," kata Tuchel, dikutip dari laman resmi klubnya, Rabu (20/9/2023).

MU dalam tren negatif. Skuad polesan Erik ten Hag merasakan tiga kekalahan dalam lima pertandingan di Liga Primer. Teranyar, Marcus Rashford dan rekan-rekan takluk 1-3 dari Brighton and Hove Albion di Old Trafford.

Selanjutnya, Tuchel membahas situasi di kamar ganti timnya. Terasa antusiasmenya. Semua tak sabar untuk turun gelanggang.

Secara pribadi, ia senang bakal kembali merasakan atmosfer UCL. Menurut Tuchel UCL salah satu kompetisi tersulit tapi juga menyenangkan. Ia merasa terhormat bisa terlibat di dalamnya secara rutin.

"Itu selalu menjadi tantangan, termasuk di tahapan grup ini," ujar sosok yang pernah melatih Chelsea FC dan Paris Saint Germain tersebut.

Munchen selalu menang dalam 19 partai perdana UCL terakhir. Itu modal berharga jelang pertempuran melawan setan merah. Apalagi kali ini duel dimainkan di Jerman.

Puluhan ribu penggemar berada di belakang Harry Kane dan rekan-rekan. Adu taktik Tuchel versus Ten Hag bisa menjadi bumbu penyedap pertempuran di Allianz Arena.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement