Rabu 04 Oct 2023 08:32 WIB
...

Sumbangan Medali Panjat Tebing dan Angkat Besi Dongkrak Posisi Indonesia Hingga Pagi Ini

Posisi Indonesia masih di atas negara Asia Tenggara lainnya, kecuali Thailand.

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto
Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi (kiri) dan Rajiah Sallsabillah menunjukkan medali nomor speed putri Asian Games 2022 di Shaoxing Keqiao Yangshan Sport Climbing Centre, Shaoxing, China, Selasa (3/10/2023). Desak berhasil meraih emas usai menang dengan catatan waktu 6,364 detik dan Rajiah Sallsabillah meraih perunggu dengan mencatatkan waktu 6.879 detik . ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.
Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi (kiri) dan Rajiah Sallsabillah menunjukkan medali nomor speed putri Asian Games 2022 di Shaoxing Keqiao Yangshan Sport Climbing Centre, Shaoxing, China, Selasa (3/10/2023). Desak berhasil meraih emas usai menang dengan catatan waktu 6,364 detik dan Rajiah Sallsabillah meraih perunggu dengan mencatatkan waktu 6.879 detik . ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.

REPUBLIKA.CO.ID, HANGZHOU -- Kontingen Indonesia memperbaiki posisi di klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2022 Hangzhou Cina. Terhitung pada Rabu (4/10/2023) pagi WIB, Indonesia berhasil menempati posisi ke-12 seusai sempat berada di peringkat ke-13 klasemen sementara raihan medali pada Selasa (3/10/2023) kemarin.

Keberhasilan memperbaiki posisi ini tidak terlepas dari sumbangan medali dari dua cabang olahraga (cabor). Cabor panjat tebing menyumbang tiga medali sekaligus, satu medali emas dan dua medali perunggu, lewat nomor speed putra dan putri. Sedangkan cabor angkat besi menyumbang medali emas via aksi Rahmat Erwin Abdullah di nomor 73 kilogram putra.

Baca Juga

Dalam upaya merebut medali emas di kelas 73 kilogram, Rahmat Erwin tampil begitu impresif. Atlet angkat besi berusia 22 tahun itu memecahkan berbagai rekor, termasuk rekor dunia di kelas 73 kilogram. Rahmat Erwin sukses memecahkan rekor dunia clean and jerk untuk kelas 73 kilogram saat berhasil mengangkat beban seberat 201 kilogram.

Selain itu, Rahmat Erwin juga memcahkan rekor Asia dan rekor Asian Games clean and jerk nomor 73 kg angkat besi. Pun dengan keberhasilan Rahmat Erwin memecahkan rekor total angkatan di kelas 73 kg di pentas Asian Games dengan mengangkat total angkatan mencapai 359 kilogram.

Sementara di cabor panjat nomor speed putra, Veddriq Leonardo gagal menyumbangkan medali emas usai disingkirkan atlet panjat Iran, Reza Ali Pour Shenanzandi di babak semifinal. Veddriq, yang masih memegang rekor dunia tersebut, akhirnya bisa membalas kekecewaan ini dengan menjadi yang tercepat di perebutan medali perunggu.

Berbeda dari Veddriq. Desak Made Rita Kusuma tampil begitu tenang dalam melewati setiap babak nomor speed putri. Ujungnya, atlet asal Bali itu bisa mengandaskan perlawanan atlet tuan rumah, Deng Lijuan, dengan catatan waktu 6.364 detik di partai final. Sementara rekan pelatnas Dewi, Rajiah Salsabila, merebut medali perunggu setelah tampil lebih cepat dibanding atlet tuan rumah, Wu Peng.

Semua raihan medali ini disumbangkan di partai final yang dihelat pengujung hari ke-10 gelaran Asian Games 2022 pasca-upacara pembukaan, Selasa (3/10/2023) malam WIB. Tambahan tiga medali ini sekaligus mengakhiri paceklik raihan medali kontingen Merah Putih pada sepanjang Senin (2/10/2023).

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement