Selasa 10 Oct 2023 06:04 WIB

Deschamps Bicara Manajemen Penentuan Starter di Depan Saat Opsi Penyerang Prancis Melimpah

Prancis akan melawan Belanda dan SKotlandia pada jeda internasional.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah
Penyerang Prancis Olivier Giroud.
Foto: AP/Manu Fernandez
Penyerang Prancis Olivier Giroud.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps memiliki banyak opsi di lini serang timnya. Deschamps memanggil Olivier Giroud, Marcus Thuram, Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Antoine Griezmann, Kingsley Coman, dan Randal Kolo Muani. Deschamps menilai Giroud dan Thuram memiliki kesamaan dalam profil pemain sehingga cocok bergantian di ujung tombak.

Prancis akan menghadapi dua pertandingan kualifikasi Euro 2024 melawan Belanda dan Skotlandian pada jeda internasional Oktober ini. Giroud dan Thuram di antara enam pemain dari Serie A yang dipanggil.

Baca Juga

Dalam konferensi pers, Deschamps mendapatkan pertanyaan mengenai berbagai opsi yang dapat digunakan dalam serangan. Menurut Deschamps mengenai siapa yang akan dipasang sebagai starter tidak serta merta karena seorang pemain mencetak gol lebih banyak.

“Hierarkinya berkembang, bukan karena yang satu mencetak tiga gol dan yang lain tidak mencetak gol sehingga yang pertama menjadi pilihan pertama kami,” ujarnya dilansir dari Football Italia, Selasa (10/10/2023).

Ia mencontohkan Giroud yang usianya kini 37 tahun. Maka pelatih membutuhkan pengelolaan yang tepat untuk Giroud. Di Milan, kata Deschamps, Giroud jarang bermain penuh.

Giroud telah menjadi andalan di starting XI Prancis selama sebagian besar dekade terakhir dan merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa negaranya. Namun, banyaknya talenta di lini depan saat ini membuat tempatnya di starting line-up tidak lagi menjadi jaminan.

“Olivier dan Marcus (Thuram) punya profil yang mirip, sedangkan Kolo (Muani) berbeda. Tujuannya adalah untuk selalu lebih berbahaya dan memiliki lebih banyak pilihan dibandingkan tim lain,” katanya. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement