Jumat 13 Oct 2023 19:27 WIB

Laga Indonesia Vs Brunei Gambarkan Kedalaman Skuad Garuda

Di lini depan saja, ada tiga striker yang beraksi.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Pemain timnas Indonesia Muhammad Dimas Drajad (tengah) melakukan selebrasi usai berhasil mencetak gol saat bertanding melawan timnas Brunei Darussalam pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (12/10/2023). Timnas Indoneaia berhasil menang melawan timnas Brunei Darussalam dengan skor 6-0 yang dihasilkan oleh gol hatrick  Dimas Drajad, dua gol oleh Ramadhan Sananta dan satu gol dari Rizky Ridho.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Pemain timnas Indonesia Muhammad Dimas Drajad (tengah) melakukan selebrasi usai berhasil mencetak gol saat bertanding melawan timnas Brunei Darussalam pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (12/10/2023). Timnas Indoneaia berhasil menang melawan timnas Brunei Darussalam dengan skor 6-0 yang dihasilkan oleh gol hatrick Dimas Drajad, dua gol oleh Ramadhan Sananta dan satu gol dari Rizky Ridho.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Shin Tae-yong saat ini mempunyai banyak pilihan untuk mengisi skuad timnas Indonesia senior sesuai dengan harapan Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Pengamat sepak bola Indonesia Akmal Marhali menilai pilihan pemain cukup melimpah saat ini dan itu penting untuk menciptakan persaingan antar pemain.

Shin Tae-yong memanggil dua pemain muda Hokky Caraka (19 tahun) dan Dzaky Asraf (20 tahun) ke skuad Timnas Indonesia untuk laga fase pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Brunei Darussalam. Hokky telah debut bersama timnas senior Indonesia sebagai starter pada pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 6-0 tersebut. 

Baca Juga

Dua pemain muda itu, bersama Fachruddin Aryanto, dipanggil timnas senior untuk menggantikan dua pemain yang cedera, Jordi Amat dan Yance Sayuri. Akmal mengatakan, itu menunjukkan bahwa stok pemain Indonesia melimpah. "Stok pemain melimpah ya. Yang penting adalah buka tutup, artinya tetap memberikan peluang bagi pemain lain yang lebih baik," kata Akmal saat dihubungi, Jumat (13/10/2023).

Menurut Koordinator Save Our Soccer itu dengan adanya peluang yang dibuka bagi pemain lain itu akan membuat pemain timnas saat ini tidak berada di zona nyaman. Jadi, kata dia, ketika pemain diberikan kesempatan untuk bermain, maka mereka akan memaksimalkan kesempatan tersebut.

"Jadi biar ada persaingan, pemain lain yang mainnya bagus harus diberikan perhatian juga, sehingga pemain timnas yang sekarang tidak berada di zona nyaman seolah mereka sudah pasti dimainkan timnas," kata dia.

Usai kemenangan telak melawan Brunei Darussalam, peluang Indonesia untuk lolos ke fase kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sudah di depan mata. Sebab itu, Akmal menilai sudah saatnya bagi Shin Tae-yong mempersiapkan tim untuk bersaing di Grup F menghadapi Irak, Vietnam dan Filipina.

Akmal menilai Irak kemungkinan menjadi favorit untuk menjuarai grup tersebut. Sebab itu, Indonesia setidaknya harus bisa memperebutkan satu posisi sebagai runner-up untuk bisa maju ke fase ketiga kualifikasi. "Jadi harus mulai mempersiapkan tim menjelang laga menghadapi Irak pada 16 November 2023," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement