Ahad 26 Nov 2023 19:13 WIB

Inzaghi Nilai Juventus Punya Keuntungan Tersendiri pada Laga Derby Italia

Juventus akan menjamu Inter dalam lanjutan Serie A Liga Italia.

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Israr Itah
Pelatih Interr Milan Simone Inzaghi
Foto: EPA-EFE/ALESSANDRO DI MARCO
Pelatih Interr Milan Simone Inzaghi

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi menilai, ada keuntungan tersendiri yang dimiliki Juventus pada edisi perdana Derby d'Italia pada musim ini, Senin (27/11/2023) dini hari WIB. Eks pelatih Lazio itu menyoroti waktu persiapan lebih panjang yang dimiliki I Bianconeri dibandingkan La Beneamata.

Edisi perdana Derby d'Italia musim ini akan digelar bertepatan dengan giornata ke-13 Serie A. Inter Milan dijadwalkan melawat ke markas Juventus, Stadion Allianz, Turin. Selain adu gengsi lantaran sejarah rivalitas antara kedua tim, laga ini juga memiliki pertaruhan tambahan.

Baca Juga

Duel ini mempertemukan dua tim teratas klasemen sementara Serie A. Kedua tim hanya terpaut dua poin dengan keunggulan La Benemata, yang memimpin klasemen sementara Serie A dengan koleksi 31 poin dari 12 pertandingan. Dengan begitu, hasil laga ini bisa saja membuat Inter tergusur dari puncak.

"Laga berikutnya akan menjadi pertandingan yang sangat besar. Peringkat pertama menghadapi peringkat kedua di klasemen sementara. Terlepas dari hal itu, kami juga tahu arti penting duel ini buat kedua klub,'' kata Inzaghi seperti dikutip Football Italia, Ahad (26/11/2023).

Baik Juventus dan Inter Milan, kata Inzaghi, sama-sama tengah berada dalam tren positif performa. Pun dengan kesamaan sistem permainan serta kecenderungan untuk mengandalkan kemampuan individu para pemain bintang. Kendati begitu, Inzaghi menilai, Juventus punya keuntungan tersendiri.

Selain faktor tuan rumah, tim besutan Massimiliano Allegri itu juga mempunyai waktu yang relatif lebih panjang dalam mempersiapkan diri menatap laga ini. Berbeda dari Inter Milan, yang berpartisipasi di pentas Liga Champions, Juventus memang diketahui absen di kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa tersebut pada musim ini.

"Itu (absen di kompetisi Eropa) menjadi keuntungan buat mereka, karena punya waktu sepekan untuk mempersiapkan diri. Namun, kami tidak akan bersembunyi dan berusaha menjawab tantangan itu. Hal tersebut justru menjadi motivasi tambahan kami,'' ujar Inzaghi.

Inter Milan memiliki memori kurang menyenagkan dalam lawatan terakhir ke markas Juventus di Serie A. Pada paruh kedua musim lalu, La Beneamata gagal membawa pulang poin usai dibekap tuan rumah, 0-1. Inzaghi pun mengaku sudah melakukan evaluasi terkait performa anak-anak asuhnya dalam kekalahan tersebut.

"Kami harus bisa mempertahankan fokus selama 95 menit permainan. Kami mungkin bisa meraih sejumlah kemenangan atas mereka dalam beberapa pertemuan terakhir. Namun, kami kalah di Turin pada musim lalu. Kami sebenarnya bermain baik pada laga itu, tapi tidak terlalu klinis. Pada babak kedua laga itu, kami terlalu terbuka. Itu yang berusaha kami perbaiki," tutur Inzaghi.

Pelatih asal Italia itu sempat mengungkapkan kesiapan skuad I Nerazzurri di laga tersebut. Benjamin Pavard dan Alessandro Bastoni dipastikan absen di laga ini lantaran masih dibekap cedera. Namun, Inzaghi sudah bisa menurunkan Juan Cuadrado dan Alexis Sanchez. Dua pemain tersebut kemungkinan besar dapat disiapkan sebagai pemain pelapis pada laga ini.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement