Selasa 28 Nov 2023 22:50 WIB

Tuchel: Kemenangan di Dortmund Kunci Perkembangan Positif Bayern Munchen

Bayern telah mengamankan posisi puncak Grup A dan tiket ke babak gugur Liga Champions

Pelatih Bayern Munchen Thomas Tuchel
Foto: Tom Weller/dpa via AP
Pelatih Bayern Munchen Thomas Tuchel

REPUBLIKA.CO.ID, MUNICH -- Kemenangan Bayern Munchen di liga atas Borussia Dortmund pada awal bulan ini menjadi kunci bagi perkembangan sang juara Jerman musim ini. Ini disampaikan pelatih Bayern Thomas Tuchel menjelang pertandingan kelima Grup A Liga Champions melawan FC Copenhagen, Kamis (29/11/2023) dini hari WIB.

Bayern telah mengamankan posisi puncak Grup A dan tiket ke babak gugur setelah memenangi empat pertandingan grup sejauh ini. "Untuk cara kami menang dan cara kami bermain selama 90 menit. Itu memberi kami kepercayaan diri yang tinggi," kata dia merujuk kemenangan 4-0 atas Dortmund.

Baca Juga

Ia mengatakan, orang bisa melihat hal tersebut dalam permainan Bayern. Tuchel berharap kondisinya tetap seperti itu dan Bayern juga bisa meningkatkan beberapa hal dari performa mereka di lapangan.

Copenhagen berada di posisi kedua dengan empat poin, unggul selisih gol atas Galatasaray dari Turki. Manchester United berada di posisi terakhir dengan tiga poin dan ketiga tim masih bisa finis di posisi kedua grup dan mendampingi Bayern lolos.

"Copenhagen telah menampilkan performa yang kuat di seluruh babak penyisihan grup sejauh ini. Mereka tampil mengesankan di grup, yang tidak mengejutkan bagi kami," kata Tuchel.

"Meskipun ada selisih poin, pertandingan mereka tidak terasa seperti itu. Mereka berjuang di setiap pertandingan dan kami mengharapkan hal itu terjadi lagi besok."

Tuchel masih tidak akan diperkuat Jamal Musiala, yang baru saja kembali berlatih setelah mengalami cedera, saat menghadapi Copenhagen dan bek Matthijs de Ligt, yang mengalami cedera lutut pada 1 November. Eks pelatih Chelsea ini mengatakan, bek asal Belanda itu kemungkinan tidak akan tampil lagi tahun ini. "Perasaan saya mengatakan tidak," kata Tuchel.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement