Rabu 06 Dec 2023 08:56 WIB

Profil Pemuda Muslim Jebolan Piala Dunia U-17 Indonesia yang Kini Jadi Rebutan di Eropa

Barcelona pun jatuh hati dengan aksinya selama berada di Indonesia.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Penyerang Timnas U17 Mali Ibrahim Kanate berhadapan dengan kiper Timnas U17 Maroko Benrhozil pada pertandingan Perempatfinal Piala Dunia U17 2023 di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (25/11/2023). Mali memastikan melaju ke babak Semifinal usai mengalahkan Maroko dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal Mali dicetak oleh kapten tim Ibrahim Diarra.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Penyerang Timnas U17 Mali Ibrahim Kanate berhadapan dengan kiper Timnas U17 Maroko Benrhozil pada pertandingan Perempatfinal Piala Dunia U17 2023 di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (25/11/2023). Mali memastikan melaju ke babak Semifinal usai mengalahkan Maroko dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal Mali dicetak oleh kapten tim Ibrahim Diarra.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Piala Dunia U-17 telah usai. Indonesia menjadi panggung pertunjukan bagi para talenta muda dari seluruh dunia. Paling menuai banyak decak kagum adalah Paris Brunner. Gelandang timnas Jerman yang mampu meraih titel pemain terbaik. 

Selain Brunner, ada nama striker Timnas Mali U-17 Ibrahim Diarra. Pemuda muslim tersebut menjadi bagian penting yang membawa Mali meraih peringkat ketiga Piala Dunia U-17 2023 yang berlangsung di Indonesia mulai 10 November hingga 2 Desember 2023. Diarra pun sukses mencuri perhatian selama turnamen tersebut berlangsung. 

Baca Juga

Ibrahim telah bermain sebanyak tujuh kali mulai dari fase grup hingga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia U-17 2023. Ia yang bertindak sebagai kapten itu menjadi tulang punggung bagi timnya. Pemain kelahiran Mali, 12 Desember 2006 itu sukses mengemas lima gol dan empat assist untuk timnya. 

Gol terakhir Ibrahim Diarra dicetak saat Timnas Mali U-17 menumbangkan Argentina U-17 pada perebutan peringkat 3 di Stadion Manahan Solo, Jumat (1/12/2023), yang berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Mali. Adapun dua gol lain diciptakan oleh Mamadou Doumbia dan Hamidou Makalou.

Pemain berusia 16 tahun itu saat ini tengah menimba ilmu di akademi Africa Foot yang berlokasi di Bamako. Penampilan apiknya di kejuaraan Piala Dunia U-17 2023 tampaknya telah menarik perhatian klub-klub Eropa termasuk Barcelona. Hal itu diungkapkan oleh media lokal Spanyol Le Quotidien.

Para pengambil keputusan di klub Katalan itu terpesona oleh kehebatan teknis dan fisik pemain muda berbakat asal Bamako ini selama masa percobaannya bersama tim junior bulan lalu. Menurut media Spanyol, klub telah memutuskan untuk menyewa jasanya. Namun sesuai aturan yang berlaku, pesepakbola muda tersebut baru bisa resmi bergabung dengan Barca setelah umurnya 17 tahun pada Desember 2024.

Penandatanganan Diarra oleh Barca meningkatkan ekspektasi besar tentang masa depan dia dan dampak yang bisa dia berikan di klub dalam jangka pendek dan panjang. Fleksibilitasnya di lapangan dan kemampuannya beradaptasi di berbagai posisi bisa menjadikannya aset yang sangat berharga bagi tim muda klub Katalan maupun tim utama. 

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement