Kamis 07 Dec 2023 20:31 WIB

Stones: City Harus Manfaatkan Rasa Sakit untuk Kembali ke Jalur Kemenangan

City akan menghadapi Luton Town akhir pekan ini.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
John Stones dari Manchester City
Foto: EPA-EFE/ADAM VAUGHAN EDITORIAL USE ONLY.
John Stones dari Manchester City

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manchester City perlu memanfaatkan rasa sakit yang mereka rasakan di tengah penampilan buruk dan menggunakannya untuk kembali ke jalur yang benar di Liga Primer Inggris. Ini disampaikan bek the Citizens John Stones setelah timnya menerima kekalahan 0-1 dari Aston Villa pada Kamis (7/12/2023) dini hari WIB.

Villa mendominasi pertandingan dari awal hingga akhir dan mengamankan kemenangan pertama mereka atas City sejak 2013 berkat tendangan yang berubah arah dari Leon Bailey pada menit ke-74.

Baca Juga

Hasil tersebut membuat tim asuhan Pep Guardiola berada di peringkat empat dengan 30 poin setelah 15 pertandingan. City tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen Arsenal. City tanpa kemenangan dalam empat pertandingan terakhir mereka di liga.

City terakhir kali menjalani empat pertandingan Liga Inggris tanpa kemenangan pada April 2017. "Kami harus menggunakan rasa sakit dan rasa sakit yang ada di dalam diri kami, perut kami, otak kami, di mana pun itu, sebagai motivasi dan bahan bakar untuk memperbaiki keadaan. Saya pikir semua orang memiliki keinginan itu," kata Stones kepada situs web City.

"Kami pernah berada di posisi ini di musim-musim sebelumnya. Saya rasa kami atau semua orang tidak perlu terlalu memikirkan apa yang akan terjadi. Saya pikir kami harus tetap tenang sebagai sebuah tim, yang akan kami lakukan besok setelah kami menganalisisnya dan menenangkan diri secara emosional."

City selanjutnya akan bertandang ke markas tim peringkat 17, Luton Town, pada Ahad (10/12/2023). Ini kemungkinan besar menjadi momentum terbaik City kembali ke jalur kemenangan.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement