Sabtu 09 Dec 2023 17:49 WIB

Guardiola Justru Senang Man City tanpa Kemenangan dalam Empat Laga Liga Inggris

Manchester City sementara merosot ke peringkat empat klasemen Liga Inggris.

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah
Para pemain Manchester City.
Foto: AP Photo/Dave Thompson
Para pemain Manchester City.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester City Pep Guardiola meyakini anjloknya performa the Citizens dalam beberapa pertandingan terakhir memberikan goncangan yang dibutuhkan para pemain. Ini demi menghidupkan kembali upaya memecahkan rekor gelar keempat Liga Primer Inggris secara berturut-turut.

"Ini merupakan tantangan bagus bagi para pemain untuk mengatakan, kami harus bekerja keras," kata Guardiola menjelaskan dikutip laman resmi Manchester City, Sabtu (9/12/2023).

Baca Juga

Penampilan Manchester City menjadi pertanyaan setidaknya dalam empat pertandingan Liga Primer Inggris terakhir. Pasalnya, Bernardo Silva dan kawan-kawan gagal mengamankan kemenangan.

City bermain imbang dalam tiga pertandingan kontra Chelsea, Liverpool, dan Tottenham. City kemudian secara mengejutkan kalah dari Aston Villa pada pertandingan tengah pekan kemarin.

Terakhir kali kemenangan the Eastland terjadi saat membekap AFC Bournemouth 6-1 pada 4 November lalu. Hasil itu pun membuat posisi Manchester Biru sementara merosot ke urutan keempat klasemen.

Kini sebelum melakoni pertandingan tandang ke markas Luton Town di Stadion Kenilworth Road, Ahad (10/12/2023). Pelatih Pep Guardiola menilai situasi ini seharusnya menjadi suntikan motivasi pasukannya untuk bekerja lebih keras demi bisa mewujudkan harapan menjuarai gelar Liga Primer empat kali beruntun.

"Kami berada di bulan Desember, bahkan belum menyelesaikan separuh musim, masih banyak partai yang harus dimainkan, Liga Champions dan Piala FA. Ada banyak hal menarik di depan yang harus kami menangkan," sambung Guardiola.

Lebih lanjut entrenador asal Spanyol menepis kabar jika menurunkan penampilan City lantaran mereka sudah berhasil mencetak sejarah dengan menjuarai tiga kompetisi berbeda 2022/2023.

Guardiola lebih melihat bahwasannya situasi City saat ini lebih kepada cerminan betapa kompetitif Liga Primer Inggris. Pun, menyoroti bagaimana tim harus mempertahankan standar tinggi demi bisa mencapai target.

"Ini bukan soal rasa puas diri. Saya katakan, hasil buruk menunjukkan betapa sulitnya apa yang telah kami lakukan. Jadi kami harus siap untuk menghadapi setiap lawan dengan penuh ambisi," kata eks pelatih Barcelona.

Manchester City telah memenangkan 13 dari 14 pertandingan tandang terakhir di Liga Primer Inggris melawan tim promosi, sementara mereka tidak terkalahkan dalam sembilan pertemuan melawan Luton Town.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement