Rabu 14 Feb 2024 08:23 WIB

Brahim Diaz Persembahkan Golnya ke Gawang Leipzig untuk Jude Bellingham

Gol Brahim Diaz pastikan kemenangan Madrid 1-0 atas Leipzig.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Gelandang serang Real Madrid Brahim Diaz merayakan golnya ke gawang RB Leipzig.
Foto: AP Photo/Matthias Schrader
Gelandang serang Real Madrid Brahim Diaz merayakan golnya ke gawang RB Leipzig.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Brahim Diaz menjadi sosok penting dalam kemenangan Real Madrid atas RB Leipzig pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Gol solo Brahim Diaz yang indah memastikan Madrid menang 1-0 di Red Bull Arena, Leipzig, Rabu (14/2/2024) dini hari WIB.

Selepas mencetak gol, ia merayakannya dengan merentangkan kedua tangannya. Diaz meniru selebrasi rekannya Jude Bellingham setelah mencetak gol.

Baca Juga

Diaz menjadi starter karena Bellingham cedera. Biasanya, Diaz masuk sebagai pengganti atau Bellingham cedera. Namun, ia sama sekali tak punya rasa cemburu kepada Bellingham.

“Saya senang saya membantu tim dengan gol. Itu penting. Perayaannya untuk teman saya Jude yang ingin bermain pada laga ini. Gol ini untuk dia," ujarnya kepada Sky Sport Italia, seperti dikutip dari Football Italia.

Meskipun bahagia dengan situasinya saat ini di Madrid, Diaz mengaku tak pernah melupakan Milan. Baginya, kebahagiaannya di Madrid sama dengan ketika ia membela AC Milan.

“Ya, saya merasa baik-baik saja, tapi saya juga bahagia di Milan, dan saya akan selamanya berterima kasih kepada mereka. Saya mencintai semua orang di klub itu karena saya menghabiskan tiga tahun yang luar biasa di Milan, dan saya juga bahagia di sini,” kata Diaz.

Diaz tak sekadar membual. Ia rupanya masih mengikuti Milan. Diaz juga mengaku berbicara dengan Theo Hernandez setelah pemain Prancis itu mencetak gol kemenangan Rossoneri atas Napoli pada pekan lalu.

“Tentu saja. Saya lebih sering berbicara dengannya dibandingkan dengan keluarga atau pacar saya. Tentu, saya selalu mengikuti mereka dan akan selamanya melakukannya,” kata Brahim yang membenarkan ia masih menonton pertandingan Rossoneri.

Terakhir, pemain berusia 24 tahun itu ditanya apakah ia bermimpi dipanggil timnas Spanyol untuk Euro 2024, saat La Roja akan menghadapi Italia di fase grup. Untuk yang satu ini, ia tak mau menjawab lugas. Sebab, Diaz juga jadi incaran Maroko yang berharap pemain kelahiran Madrid ini membela negara asal ayahnya.

“Yang ingin saya lakukan adalah tetap bersama Madrid, membantu tim dan bermain bagus di sini, kita lihat saja nanti,” kata Diaz.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement