Jumat 16 Feb 2024 08:25 WIB

Lukaku: Imbang di Kandang Feyenoord Hasil yang Bagus untuk Roma

Lukaku mencetak gol penyama kedudukan menjadi 1-1.

Penyerang AS Roma Romelu Lukaku (kedua kiri) selepas mencetak gol ke gawang Feyenoord dalam laga playoff Liga Europa.
Foto: EPA-EFE/OLAF KRAAK
Penyerang AS Roma Romelu Lukaku (kedua kiri) selepas mencetak gol ke gawang Feyenoord dalam laga playoff Liga Europa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyerang AS Roma Romelu Lukaku menilai hasil imbang 1-1 yang didapatkan timnya pada pertandingan leg pertama playoff Liga Europa di kandang Feyenoord Rotterdam sebagai hasil yang bagus.

Lukaku mengemas gol penyama kedudukan di menit ke-67 bagi Roma, setelah sebelumnya Igor Paixao membuka keunggulan Feyenoord pada menit ke-46.

Baca Juga

“Kami memainkan pertandingan yang bagus. Kami memiliki beberapa peluang, dan mereka (Feyenoord) pun demikian, namun hasil imbang di Rotterdam merupakan hasil yang bagus. Sekarang kami akan menunggu di Roma,” kata Lukaku seperti dikutip dari laman resmi Roma.

Gol yang dibukukan Lukaku sekaligus mengakhiri puasa golnya selama tiga laga berturut-turut. Ia terakhir kali menyumbang gol untuk Giallorossi pada pertandingan Liga Italia melawan Verona yang berlangsung 20 Januari silam.

“Ya, belakangan situasinya sulit, apalagi untuk penyerang yang tidak mencetak gol dalam beberapa waktu. Bagaimanapun, saya harus terus bekerja dan menciptakan ruang di belakang untuk Paulo (Dybala) dan Lorenzo (Pellegrini), sebagaimana yang diminta pelatih,” ujar penyerang timnas Belgia itu.

“Saya beruntung dapat mencetak gol pada hari ini. Sejujurnya, saya menendangnya dengan agak buruk, namun pergerakannya bagus. Cukup disayangkan kami tidak menang. Kami memiliki peluang untuk melakukannya, namun kami berkembang. Musim masih panjang, dan kami akan menunggu mereka di Roma untuk pertandingan ulangan,” tambahnya.

Pertandingan Liga Europa melawan Feyenoord merupakan laga kelima Roma di bawah asuhan mantan pemain legendaris mereka, Daniele De Rossi, setelah menggantikan pelatih Jose Mourinho pada pertengahan Januari silam.

“Pelatih ingin kami untuk bermain dan memiliki kepribadian dengan bola. Ia selalu memberi kami ide mengenai bagaimana menciptakan ruang bagi para pemain untuk masuk ke wilayah tiga perempat, dengan banyak pemain masuk ke kotak penalti. Kami melakukan apa yang ia katakan, namun itu memerlukan waktu,” pungkas Lukaku.

Roma akan menjamu Feyenoord pada Kamis, 22 FebruarI.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement