Selasa 27 Feb 2024 09:07 WIB

Ketum KONI Pusat Berharap Rian Putra Utama Bangkitkan Cabor Korfball yang Lama Mati Suri

Korfball dipertandingkan di PON 2024 Aceh-Sumut.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Ketua KONI Marciano Norman (kiri) bersama Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PP PKSI) periode 2023-2027 Rian Putra Utama.
Foto: Dok PKSI
Ketua KONI Marciano Norman (kiri) bersama Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PP PKSI) periode 2023-2027 Rian Putra Utama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, berharap Ketum Pengurus Pusat Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PP PKSI) periode 2023-2027 Rian Putra Utama mampu membangkitkan kembali cabang olahraga Korfball.

Hal tersebut diungkapkan Marciano selepas mengukuhkan dan melantik Ketum Pengurus Pusat Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PP PKSI) masa bakti 2023-2027 Rian Putra Utama beserta jajaran pada 26 Februari 2024, di Kantor KONI Pusat Senayan, Jakarta, Senin (26/2/2024).

Baca Juga

“Korfball ini merupakan cabang olahraga yang tergolong tua dan unik. Bahkan, orang tua kami dulu sempat memainkannya, dan bisa dimainkan oleh mix gender. Namun, seperti ada jarak di mana Korfball ini menghilang, dan baru muncul lagi saat ini,” kata Ketum KONI Pusat.

Oleh karena itu, Marciano menilai penataan kembali organisasi ini sesuai dengan kebutuhan karena Korfball tergolong cabang olahraga yang mudah dimainkan. Ia mengeaskan, sosialisasi menjadi tugas terpenting PP PKSI, untuk menghidupkan kembali Korfball mulai dari sekolah-sekolah hingga perguruan tinggi.

"Ini agar Korfball semakin dikenal dan dicintai serta venue Korfball terpenuhi sehingga akan terjaring bibit atlet muda berprestasi Korfball," ujarnya.

Rian Putra Utama yang merupakan ketua umum cabor termuda dengan usia 28 tahun mengakui pentingnya tugas untuk menyosialisasikan Korfball. “Saya sendiri khususnya pada awal mendengar teman-teman memperkenalkan olahraga ini, dan dari situ saya melihat ada semangat dan tekad untuk Korfball ini maju.” 

“Sosialisasi ini menjadi kunci paling utama dan harus dimulai dari akar, rencana kami masuk ke sekolah-sekolah,” ujarnya didamping Ketua Harian PP PKSI Ikhwanul Hajidin.

“Divisi khusus untuk sosial media dan komunitas, kedua hal ini menjadi ujung tombak sosialisasi olahraga ini, oleh karenanya kami mengusung tema ‘Transparan, Komunikatif, dan Inovatif’, ini merupakan sebuah kesimpulan dari segala cerita yang pernah disampaikan oleh pengurus terkait citra organisasinya agar Korfball ini bisa tumbuh dengan lebih baik dan berujung dengan prestasi Korfball yang semakin maju,” katanya.

Korfball akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2024 di wilayah Aceh tepatnya di Sabang. Ketum KONI Pusat meminta peserta yang lolos melakukan persiapan dengan baik, sehingga pada PON nanti dapat menampilkan permainan yang seru dan menarik 

“PON XXI kali ini Korfball pertama di pertandingkan, maka saya berharap persiapan dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya. Saya minta Ketum meluangkan waktu untuk melihat tim yang lulus babak kualifikasi, dan meyakinkan tim tersebut bahwa melalui PON XXI, Korfball merupakan cabang olahraga yang menarik dan berpotensi besar sehingga suatu hari Bangsa Indonesia bisa bangga karna prestasi atletnya,” tegas Ketum KONI Pusat memberikan pesan.                                

Rian Putra Utama bersama dengan jajarannya dalam waktu dekat akan mengunjungi Aceh untuk melihat persiapan Korfball menjelang PON XXI Aceh-Sumut 2024. 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement