Senin 15 Apr 2024 06:15 WIB

Jurgen Klopp Sebut Kekalahan Liverpool dari Crystal Palace Seperti Sampah

Kekalahan membuat Liverpool gagal menggusur Man City di puncak klasemen.

Liverpool
Foto: AP Photo/Jon Super
Liverpool

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jurgen Klopp mengeluhkan sikap tak percaya diri pemain Liverpool dan menyebut kekalahan 0-1 dari Crystal Palace sebagai "sampah" seusai pertandingan pekan ke-33 Liga Primer Inggris di Stadion Anfield, Ahad (14/4/2024).

Liverpool menderita kekalahan kedua di kandang setelah dipermalukan Atalanta 0-3 pada perempat final Liga Europa pada Jumat (12/4/2024) dini hari WIB, yang menjadi kekalahan perdana di Anfield selama 14 bulan.

Baca Juga

Pelatih asal Jerman yang meninggalkan Liverpool akhir musim ini pun mengumpat dengan mengatakan bahwa kekalahan itu seperti sampah. Ia menyayangkan sikap timnya yang tidak memberikan reaksi setelah Eberechi Eze menyarangkan bola ke gawang Allison pada babak pertama.

"Rasanya 100 persen sampah,” kata Klopp sebagaimana diwartakan AFP hari ini. “Babak pertama membuat kami mendapat masalah yang tidak bisa kami selesaikan di babak kedua," kata dia.

"Pada babak pertama saya mau melihat reaksi dari pertandingan terakhir (kalah dari Atalanta). Kami melihat reaksi, tapi bukan reaksi yang kami inginkan. Anda bisa melihat tim tidak sepenuhnya yakin. Kami kurang percaya diri," kata dia.

Kekalahan ini membuat Liverpool tertahan di posisi tiga, selisih dua angka dari pemimpin klasemen Manchester City. Di sisi lain, Arsenal yang takluk dari Aston Villa menduduki posisi kedua dengan perolehan poin yang sama dengan The Reds, 71 angka.

Setelah ini, Liverpool akan menghadapi tiga laga tandang melawan Fulham, Everton dan West Ham dalam dua pekan ke depan. Klopp pun menyatakan ingin segera memperbaiki performa tim meski dengan waktu yang singkat.

"Jika kami bermain dengan level penuh maka kami sebuah kekuatan. Namun hari ini kami bermain kurang bagus di kedua babak dan itulah alasan kami kalah," kata Klopp.

Bek kiri Andy Robertson mempertanyakan kenapa Liverpool kehilangan ketajaman sekaligus bermain ceroboh di lini belakang yang membuat mereka kebobolan empat gol tanpa mencetak angka dalam dua laga.

"Sejak kami kembali dari timnas (pada Maret) kami mungkin tidak begitu tajam di depan gawang. Itu bukan hal bagus jika kami memang mengincar gelar dan trofi," tambah Robertson.

"Kami kehabisan tenaga di depan gawang. Dua pertandingan sekarang tidak ada gol di Anfield yang sangat, sangat jarang terjadi," kata kapten Skotlandia itu.

 

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement