REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Edinson Cavani mengaku sudah tidak betah mengenakan jersey Paris Saint-German (PSG). Ia pun disebut-sebut bakal segera angkat kaki dari Stadion Parc des Princes.
Penyerang asal Uruguay ini mengungkapkan sejumlah alasan mengapa ia ingin hijrah. Pertama, ia mengaku tidak nyaman dimainkan sebagai winger. Padahal, posisi aslinya adalah penyerang murni.
Ia kalah bersaing dengan Zlatan Ibrahimovic yang begitu didewakan publik Paris. Alasan lainnya, Cavani dikabarkan terlibat cekcok dengan pelatih Laurent Blanc.
"Saya tidak tahu apakah akan bertahan di PSG. Anda tak pernah tahu apa yang terjadi di sepakbola," kata Cavani seperti mengutip GQ, Sabtu (9/5).
Penyerang berusia 28 tahun ini melanjutkan, "Ketika saya tiba di PSG, saya dipaksa untuk bermain di sayap. Orang-orang tidak mengerti kalau perubahan itu sudah banyak memengaruhi penampilan saya."
Ia menegaskan bisa mencetak banyak gol jika dimainkan sebagai penyerang. "Saya ingin bermain sebagai penyerang. Tanpa ragu saya akan bermain jauh lebih baik di posisi itu," tegas mantan penyerang Napoli ini.
Isu ketidakharmonisan itu pun sampai ke telinga klub-klub besar Eropa. Juventus dan Manchester United dilaporkan tertarik mendatangkan Cavani.