REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Sam Allardyce resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Inggris menggantikan Roy Hodgson. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mengesahkan durasi kontrak selama dua tahun untuk pelatih Sunderland itu pada Kamis (21/7).
Keputusan pertemuan Dewan Nasional FA di Wembley sudah dibuat oleh panel perekrutan yang terdiri dari Martin Glenn, Dan Ashworth, dan David Gill.
Mereka sangat terkesan dengan penggunaan pendekatan pelatihan secara inovatif dan psikologi, yang digunakan mantan pelatih West Ham United itu.
Namun, klub Sunderland merilis sebuah pernyataan setelah kemenangan laga persahabatan 3-0 atas Hartlepool United di Victoria Park, Kamis (21/7) dini hari WIB. Mereka menyadari spekulasi yang intens dari media, tetapi Sunderland menyatakan Sam Allardyce masih pelatih Sunderland.
"Ada kemarahan dan rasa frustasi pendukung kami dan (kami) ingin meyakinkan mereka bahwa Sunderland bekerja menyelesaikan masalah untuk kepentingan terbaik klub," kata sebuah pernyataan Sunderland, seperti yang dikutip dari The Guardian, Kamis (21/7).
Selain itu Martin Glenn yang menjabat sebagai kepala eksekutif FA, mengatakan pendekatan psikologis berguna untuk membangunan ketahanan mental dalam menghadapi media.
Menurutnya, media Inggris merupakan media yang memiliki intensitas tinggi terkait permainan sepak bola dan memiliki efek spillover atau berlebihan.
Konsekuensinya pemain cenderung tidak melakukan keselahan terhadap lawan untuk mencapai kemenangan di pertandingan.
Jadi pelatih baru, Glenn mengatakan, harus menjadi seseorang yang bisa menginspirasi pemain untuk mendapatkan hal terbaik dari diri mereka sendiri.