Jumat 26 Jul 2019 11:49 WIB

Petinju Argentina Meninggal Setelah Cedera di Atas Ring

Kematian Santillan terjadi 2 hari usai petinju Rusia Maxim Dadashev meninggal dunia.

Korban meninggal (ilustrasi)
Foto: www.123rf.com
Korban meninggal (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dunia tinju profesional kembali berduka setelah dua petinju meninggal akibat mengalami cedera di atas ring dalam sepekan terakhir. Terbaru, petinju kelas super ringan asal Argentina berusia 23 tahun, Hugo Santillan, meninggal dunia pada Kamis (25/7) akibat cedera yang dialaminya di atas ring sejak lima hari lalu.

Santillan meninggal dunia di rumah sakit Buenos Aires, lokasi ia dirawat karena cedera yang dideritanya dalam pertandingan pada Sabtu pekan lalu melawan petinju Uruguay, Eduardo Abreu. "WBC dan Presidennya, Mauricio Sulaiman Saldivar, menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga dan teman-teman Hugoa atas kesedihan ini," kata WBC sebagaimana dikutip dari Reuters, Jumat.

Laporan ESPN mengutip seorang dokter dari rumah sakit tempat Santillan dirawat menyebutkan bahwa petinju itu sempat menjalani operasi untuk gumpalan darah di otaknya dan dua kali mengalami gagal jantung sebelum dia akhirnya meninggal dunia karena serangan jantung.

Menurut laporan pertandingan, hidung Santillan mulai berdarah di ronde keempat setelah melawan Abreu dengan hasil seri. Namun ia kemudian pingsan di atas ring saat hasil pertandingan diumumkan.

Kematian Santillan ini terjadi dua hari setelah petinju Rusia Maxim Dadashev juga meninggal dunia pada usia 28 tahun setelah mengalami cedera otak saat pertandingan di Maryland, Jumat pekan lalu.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement