Rabu 21 Aug 2019 11:15 WIB

Ganda Campuran Indonesia Kecewa Takluk dari Belanda

Ronald/Annisa mengaku sulit mengembangkan permainan di lapangan.

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto
Pasangan baru Indonesia, Ronald Alexander/Annisa Saufika
Foto: NZL Badminton Open
Pasangan baru Indonesia, Ronald Alexander/Annisa Saufika

REPUBLIKA.CO.ID, BASEL -- Ganda campuran Ronald Alexander/Annisa Saufika kecewa karena langsung mengalami kekalahan di laga pertamanya pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Ronald/Annisa gagal saat berhadapan dengan Robin Tabeling/Selena Piek dari Belanda dengan skor 14-21, 13-21 di St Jakobshalle Basel, Swiss, Selasa (20/8).

"Pastinya kecewa, karena ekspektasi kami juga tinggi di sini. Kalah di babak pertama tentu kami kecewa,” kata Ronald dalam keterangan resmi yang diterima Republika.co.id.

Sebelumnya, Ronald/Annisa pernah bertemu Tabeling/Piek di Thailand Masters 2019. Saat itu keduanya kalah dua game dengan skor 18-21, 17-21.

“Di pertemuan pertama kami kalah tapi poinnya lebih ramai dari sekarang. Di sini kami kalah kuat, kalah cepat, kalah tahan juga. Jadi kami sempat blank juga, dapat poinnya dari mana," kata Annisa.

Annisa mengatakan, sempat bermain no lob dengan strategi defensif untuk menjaga jarak ketertinggalan. Namun, kedua lawan bermain lebih cepat dan kuat sehingga tak mampu dibendung.

 

Ronald/Annisa mengaku sulit mengembangkan permainan di lapangan. Keduanya juga mengatakan banyak menciptakan kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan.

“Kami kalah cepat, terus permainan defend kami juga banyak mati sendiri. Lawan nggak gampang mati, tapi saat kami diserang kami gampang mati,” ujar Annisa. “Dari mainnya kami harus kurangi mati sendiri. Awalnya sudah enak, tapi terus mati sendiri, langsung ngeblank,” ujar Ronald menambahkan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement