Jumat 21 Feb 2020 15:16 WIB

Operator dan Pemain Apresiasi Proses Verifikasi BOPI

BOPI menyerahkan izin rekomendasi kompetisi Liga 1 kepada PT Liga Indonesia Baru.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Agung Sasongko
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Cucu Somantri (ketiga kiri), Komisaris Utama Sonhaji (tengah), Direktur Bisnis Rudy Kangdra (kiri) bersama para komisaris Hasani Abdulgani (kedua kiri), Munafri Arifuddin (ketiga kanan), Ferry Paulus (kedua kanan) dan Endry Irawan (kanan) memberikan keterangan usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Indonesia Baru (LIB) di kawasan Kuta, Badung, Bali, Kamis (23/1/2020).
Foto: Antara/Fikri Yusuf
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Cucu Somantri (ketiga kiri), Komisaris Utama Sonhaji (tengah), Direktur Bisnis Rudy Kangdra (kiri) bersama para komisaris Hasani Abdulgani (kedua kiri), Munafri Arifuddin (ketiga kanan), Ferry Paulus (kedua kanan) dan Endry Irawan (kanan) memberikan keterangan usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Indonesia Baru (LIB) di kawasan Kuta, Badung, Bali, Kamis (23/1/2020).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Cucu Sumantri mengapresiasi BOPI atas proses verifikasi yang dilakukan oleh BOPI dan untuk mewujudkan kualitas kompetisi lebih baik.

“Semoga persoalan tunggakan gaji pemain di tenga musim kompetisi tidak terulang lagi. Kami pun berharap hubungan lebih intens dengan BOPI, tak hanya saat proses penerbitan rekomendasi seperti ini,” kata Cucu usai penyerahan izin rekomendasi penyelenggaraan kompetisi Liga 1 2020 kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) di Jakarta, Jumat (21/2).

Baca Juga

BOPI Dalam penyerahan rekomendasi itu juga dilakukan penandatanganan pakta integritas yang melibatkan pihak operator, klub, dan asosiasi pemain sepakbola profesional Indonesia, dihadiri perwakilan komunitas suporter Liga 1.

 “Kami berharap, penyelenggaraan Liga 1 musim 2020 lebih baik, karena berkaca pada musim kompetisi lalu penyelenggaraannya juga sudah lebih baik daripada musim sebelumnya,” kata Ketua Umum BOPI Richard Sam Bera.

Richard menegaskan, verifikasi peserta Liga 1 meliputi antara lain badan hukum klub, perpajakan, kontrak pemain, KITAS untuk pemain dan pelatih asing, serta izin pemakaian stadion. “Kami menekankan agar pengelolaan liga harus profesional, dengan mengutamakan aspek bisnis mendatangkan keuntungan,” kata mantan atlet renang nasional yang membela Indonesia pada tiga olimpiade ini.

Sementara itu, General Manager Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) Ponaryo Astaman yang hadir pada acara ini bersyukur, sejumlah permasalahan antara pemain dan klub telah teratasi. 

“Kami berharap tidak ada lagi persoalan signifikan di tengah kompetisi Liga 1 yang mulai bergulir 29 Februari nanti,” kata mantan kapten timnas Indonesia itu.

Ponaryo menyatakan, APPI siap untuk berkomunikasi,mensupport dan bersinergi dengan PT Liga Indonesia Baru untuk kemajuan sepak bola Indonesia.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi