REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Federasi Sepakbola Inggris (FA) meluncurkan hasil audit tentang alasan cedera ligamen (ACL) sebagai hal yang banyak dialami pesepakbola wanita. Sebab, pemain sepakbola wanita yang dibekap cedera itu delapan kali lebih banyak dari pria.
Sebanyak 12 pemain dari dua kasta sepakbola, Women's Super League (WSL) dan Womens's Championship tercatat menderita cedera ligamen serius musim ini.
"Kami meneliti tren cedera yang seragam seperti ACL ini. Kami menganalisa jumlah cedera dan membandingkannya dengan angka tahun sebelumnya," bunyi pernyataan tertulis FA seperti dikutip BBC Sports.
FA menyatakan, sudah membentuk program pencegahan dan rehabilitasi cedera ACL dengan melibatkan para ahli di bidangnya.
Dalam laporan BBC, gelandang Arsenal asal Inggris, Jordan Nobbs menjadi salah satu pesepakbola wanita yang diteliti karena mendapat cedera ACL. Ia terpaksa batal membela negaranya dalam ajang Piala Dunia 2019.
Bek Manchester City, Aoife Mannion juga menjadi salah satu pemain WSL yang kariernya terancam akibat cedera ACL. Ia harus naik meja operasi pada Oktober lalu. Sebulan berikutnya, giliran pemain Bristol City, Abi Harrison dan penggawa Brighton, Ellie Brazil terpaksa menepi akibat cedera serupa.
Dalam laporan itu, disebutkan ada keterkaitan cedera dengan siklus menstruasi yang memperparah pemulihan seorang pemain sepakbola. Menyikapi itu, FA akan menyelidiki hubungan cedera ACL dengan menstruasi seorang wanita.