Jumat 06 Nov 2020 22:55 WIB

GP Ceko Masih Tanda Tanya di Kalender MotoGP 2021

GP Ceko masih tanda tanya terkait sirkuit Brno yang tidak penuhi kritteria.

GP Ceko masih tanda tanya terkait sirkuit Brno yang tidak penuhi kritteria (Foto: ilustrasi)
Foto: X01398
GP Ceko masih tanda tanya terkait sirkuit Brno yang tidak penuhi kritteria (Foto: ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masa depan Grand Prix (GP) Republik Ceko masih menjadi tanda tanya. Pasalnya, Sirkuit Brno tidak masuk dalam kalender MotoGP 2021 yang dirilis Jumat (6/11).

MotoGP 2021 terdiri dari 20 seri dan tiga sirkuit sebagai cadangan. CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta mengatakan, Brno perlu pengaspalan ulang untuk memenuhi kriteria yang dibutuhkan untuk menggelar balapan tahun depan.

Baca Juga

"Kami tidak memasukkannya ke kalender dan sampai melihat apakah mereka bisa mencapai itu," kata Ezpeleta seperti dikutip Reuters, Jumat.

"Brnosejak lama menjadi bagian kalender dan merupakan Grand Prix yang penting, tapi masalah keselamatan juga penting, khususnya pengaspalan ulang, itu wajib. Jika kami tidak mendapatkan konfirmasi kami tidak bisa menyertakannya dalam kalender," lanjut Ezpeleta.

Slot yang kosong dalam kalender berada pada periode antara Finlandia pada 11 Juli dan Austria pada 15 Agustus. Sirkuit Algarve di Portugal yang digunakan Formula 1 bulan lalu.

Kemudian, Sirkuit Igora Drive di dekat St Petersburg, Rusia, dan Sirkuit Mandalika di pulau Lombok, Indonesia, menjadi trek cadangan dalam kalender provisional tahun depan.

"Kami mencoba untuk kembali ke normalitas, kami bicara kepada semua promotor dan membuat kalender normal karena penting untuk memblok hari-hari itu dan mengetahui tepatnya di hari apa akan ada Grand Prix," kata Ezpeleta.

"Kami akan start di Qatar seperti biasa dan finis di Valencia seperti biasanya untuk satu tahun lagi. Dan di antara seri pembuka dan penutup itu kami akan memiliki 18 Grand Prix. Semoga kami bisa melakukannya," lanjutnya lagi.

Sementara itu, kejuaraan kelas premier musim 2020 digelar sepenuhnya di Eropa karena terganjal krisis kesehatan global. Namun, untuk kelas Moto2 dan Moto3 sempat membuka kejuaraan mereka di Qatar karena tim dan pebalap telah terlebih dahulu tiba di Sirkuit Losail untuk menjalani tes pramusim sebelum lockdown diberlakukan.

sumber : Reuters/Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement