Rabu 16 Mar 2022 12:29 WIB

Dana Operasional Laga Tandang Chelsea Dibatasi, Havertz Siap Keluarkan Uang Pribadi

the Blues maksimal hanya boleh mengeluarkan 20 ribu pounds per laga tandang.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi
 Pemain Chelsea Kai Havertz melakukan selebrasi usai pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Chelsea dan Newcastle United di stadion Stamford Bridge di London, Ahad (13/3/2022) malam WIB.
Foto: AP/Kirsty Wigglesworth
Pemain Chelsea Kai Havertz melakukan selebrasi usai pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Chelsea dan Newcastle United di stadion Stamford Bridge di London, Ahad (13/3/2022) malam WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Chelsea terus merasakan sanksi terhadap pemilik mereka, Roman Abramovich. Salah satu bentuk sanksi tersebut yakni, the Blues maksimal hanya boleh mengeluarkan 20 ribu poundsterling (Rp 373 juta) pada partai tandang. 

Beberapa jam lagi, kubu London Biru tampil di markas OSC Lille. Duel leg kedua babak 16 besar Liga Champions itu berlangsung di Stadion Pierre-Mauroy, Kamis (17/3) dini hari WIB. Rupanya skuad polesan Thomas Tuchel masih bisa menjalani rutinitas seperti biasanya.

Baca Juga

Menurut Daily Star, semua yang berhubungan dengan laga tandang ke markas Lille telah diatur jauh hari sebelumnya. Tepatnya saat pemerintah Inggris belum mengumunkan sanksi terhadap Abramovich. Artinya, akomodasi dan transportasi selama di Prancis, aman terkendali.

Para penggawa Chelsea bisa fokus berlaga. Pada leg pertama the Blues unggul 2-0. Itu membuat kans mereka melaju ke perempatfinal lebih besar. 

Kembali ke permasalahan sanksi terhadap Abramovich. Usai duel melawan Les Dogues, pasukan Tuchel tampil di Piala FA. Romelu Lukaku dan rekan-rekan bertamu ke markas Middlesbrough. Laga tersebut berlangsung di Riverside Stadium, Ahad (20/3/2022) dini hari WIB.

Kerumitan dimulai. Idealnya, rombongan Chelsea harus memakai pesawat ke ke North Yorkshire demi menjaga kebugaran. Tapi karena dana yang mereka keluarkan tak cukup membiayai sarana transportasi udara, maka the Blues bisa saja menggunakan bus. 

Itu berarti Kai Havertz dkk akan menghabiskan 10 jam di perjalanan dan berpotensi mengalami kelelahan. Demi menghindari hal itu, muncul opsi para pemain mendanai perjalanan mereka masing-masing. "Saya akan membayarnya, itu bukan masalah besar," kata Havertz, dikutip dari BBC, Rabu (16/3/2022).

Ia menegaskan, penting bagi timnya untuk tetap bisa bertanding. Menurutnya, di tempat lain, banyak orang mengalami masalah yang lebih sulit ketimbang mereka. Ia memahami ini situasi yang tak mudah.

"Yang bisa kami lakukan adalah, memainkan sepak bola yang bagus, dan mencoba memberikan senyuman kepada para penggemar," ujar Havertz.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement