Sabtu 27 Aug 2022 14:20 WIB

Wiwin Andri Kalahkan Supriadi di Final Indonesia Para Badminton 2022

Wiwin berhasil menang atas Supriadi dua set dengan skor akhir 21-16, 21-14.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Muhammad Akbar
Atlet tunggal putra kursi roda Para Badminton Indonesia Wiwin Andri mengembalikan kok saat melawan Atlet Para Badminton Indonesia Supriadi pada Final Nomor MS-WH2 Foxs Indonesia Para Badminton Internasional 2022 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (27/8/2022). Wiwin Andri berhasil menjadi juara nomor MS-WH2 setelah mengalahkan unggulan kedua Supriadi dengan skor 21-16, 21-14.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Atlet tunggal putra kursi roda Para Badminton Indonesia Wiwin Andri mengembalikan kok saat melawan Atlet Para Badminton Indonesia Supriadi pada Final Nomor MS-WH2 Foxs Indonesia Para Badminton Internasional 2022 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (27/8/2022). Wiwin Andri berhasil menjadi juara nomor MS-WH2 setelah mengalahkan unggulan kedua Supriadi dengan skor 21-16, 21-14.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pebulu tangkis Indonesia, Wiwin Andri, berhasil menjadi juara di ajang bulu tangkis Indonesia Para Badminton International 2022. Wiwin yang bermain di kategori tunggal putra WH2 berhasil menang usai mengalahkan rekan satu negaranya Supriadi di laga final.

"Alhamdulillah siang hari ini saya bisa tampil yang terbaik dan mengharumkan nama Indonesia," kata Wiwin di GOR Among Raga, Yogyakarta, Sabtu (27/8).

Wiwin berhasil menang atas Supriadi dua set dengan skor akhir 21-16, 21-14.

Dirinya mengakui bahwa Supriadi adalah lawan terberatnya.

"Supriadi adalah lawan terberat saya. Di Papua kemarin sempat ketemu juga dan sekarang ketemu lagi di sini," ujarnya.

Ia menambahkan yang menjadi kesulitannya dalam laga tadi adalah karena dirinya sudah mengenal permainan Supriadi. Keduanya juga kerap berlatih bersama.

"Selain itu dia juga bisa ngebaca kelebihan dan kekurangan kita. Nah menyikapinya tinggal gimana kita bisa bermain dengan diri sendiri aja," ungkapnya.

Setelah kemenangan ini, ia menargetkan bisa mengikuti kejuaran para badminton dunia di  Jepang. "Mudah-mudahan bisa ke Jepang untuk mengikuti kejuaraan dunia. Persiapan saya latihan secara rutin," tuturnya.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement