Selasa 25 Oct 2022 21:15 WIB

Koreksi Keputusannya, Serena William Belum Mau Pensiun

Ia menegaskan mungkin kata yang tepat diucapkan adalah evolusi.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Serena Williams, dari Amerika Serikat, bereaksi selama set pertama melawan Anett Kontaveit, dari Estonia, pada putaran kedua kejuaraan tenis AS Terbuka, Rabu, 31 Agustus 2022, di New York.
Foto: AP/Seth Wenig
Serena Williams, dari Amerika Serikat, bereaksi selama set pertama melawan Anett Kontaveit, dari Estonia, pada putaran kedua kejuaraan tenis AS Terbuka, Rabu, 31 Agustus 2022, di New York.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Mantan petenis nomor satu dunia wanita Serena William mengatakan, kariernya belum berakhir. Ia bahkan yakin bisa kembali terbang tinggi setelah sebelumnya mengindikasikan akan pensiun dari dunia tenis.

Pada sebuah essai Agustus lalu, Serena telah jauh menurun. Tetapi dia tak mengonfirmasi apakah akan pensiun meskipun dalam pertandingan di New York Serena melambaikan tangan secara emosional setelahnya. Ketika itu dia kalah di babak ketiga dari Ajla Tomljanovic.

Baca Juga

"Saya belum pensiun. Peluang (kembali) sangat tinggi. Anda bisa datang ke rumah saya, saya punya pengadilan," kata Serena dalam konferensi pers saat mempromosikan perusahaan investasinya, Serena Ventures, di San Francisco, dilansir dari Sky Sports, Selasa (25/10/2022).

Juara Grand Slam 23 kali itu dipandang sebagai petenis terhebat sepanjang masa. Namun ia merasa tidak mempersiapkan turnamen setelah AS Terbuka seperti tidak wajar dalam hidupnya. Maka dari itu, Serena belum benar-benar memikirkan pensiun.

Serena memiliki semangat seperti pertama kali meniti karier di dunia tenis. Pemain berusia 41 tahun itu bertekad menemukan keseimbangan kembali. Serena benar-benar sangat hati-hati mengucapkan tentang kalimat pensiun.

Ia menegaskan, mungkin kata yang tepat diucapkan adalah evolusi. Ia juga ingin menyatakan dirinya masih berkembang di tenis.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement