Jumat 05 May 2023 09:29 WIB

Luke Shaw Nilai Seharusnya MU Nyaman Bermain Melawan Brighton

Posisi MU di empat besar klasemen kian terancam tim-tim di bawahnya.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto
Bek sayap Manchester United, Luke Shaw.
Foto: AP/Rui Vieira
Bek sayap Manchester United, Luke Shaw.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Bek Manchester United (MU) Luke Shaw menilai timnya seharusnya berada dalam posisi nyaman saat kalah 0-1 dari Brighton & Hove Albion dalam pertandingan Liga Primer Inggris, di Stadion Amex, Jumat (5/5/2023) dini hari WIB. Gawang Iblis Merah bobol di menit akhir injury time melalui penalti yang dieksekusi Mac Allister setelah Luke Shaw handball di kotak penalti.

Shaw mengakui kecewa telah menyebabkan Brighton mendapatkan hadiah penalti. Namun, menurut Shaw, Brighton memang tim yang brilian. Tetapi jika melihat peluang besar yang didapatkan MU di babak pertama, jelas hasil tersebut sangat mengecewakan.

Baca Juga

“Menurut saya permainan seharusnya jauh lebih nyaman dan jika kami mencetak gol, maka itu akan membuat hidup lebih mudah,” ujar Shaw dikutip dari laman resmi klub.

Masih ada lima pertandingan sisa Liga Inggris musim ini. Posisi MU di empat besar kian terancam karena hanya unggul empat poin dari tim peringkat kelima Liverpool. Dan Shaw mengincar kemenangan di laga-laga berikutnya.

Shaw bermain bersama Victor Lindelof di jantung pertahanan di laga tersebut. Ia merasa kinerjanya dalam menjaga pertahanan cukup baik.

Namun, menurut Shaw, MU seharusnya menyelesaikan pertandingan dengan gol sebelum laga berakhir dengan banyak peluang besar yang tercipta di babak pertama.

“Tapi kami memiliki tiga atau empat peluang besar di babak pertama itu. Dan begitulah musim ini kami tidak memanfaatkan peluang kami. Dan kemudian, kami bertengkar di setiap pertandingan,” jelas Shaw.

Selanjutnya MU akan menghadapi West Ham United di Stadion Old Trafford sebelum menjamu Wolverhampton Wanderers. Dan kekalahan ini membuat persaingan empat besar kian ketat antara MU, Liverpool, dan Newcastle United.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement