Rabu 06 Sep 2023 23:08 WIB

Egy Maulana Vikri Ungkap Kesiapan Timnas Indonesia Hadapi Turkmenistan

Latihan timnas senior dipimpin asisten pelatih Choi In-cheol.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah
 Egy Maulana Vikri (kiri)
Foto: AP/Tatan Syuflana
Egy Maulana Vikri (kiri)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gelandang Dewa United FC Egy Maulana Vikri mengungkapkan persiapannya bersama timnas Indonesia menjelang laga internasional FIFA matchday melawan Turkmenistan, Jumat (8/9/2023). Pemain berusia 23 tahun itu menyampaikan, tim pelatih sudah mulai memberikan menu latihan taktik hingga set piece atau skema bola mati.

"Dari pagi kita sudah mulai memasuki taktik, set piece, dan beberapa taktik yang akan kita buat di pertandingan nanti. Jadi, semua sudah dilatih ke kita, tinggal bagaimana menjalankannya di pertandingan nanti," kata Egy, Rabu (6/9/2023).

Baca Juga

Latihan timnas senior Indonesia tidak dipimpin langsung oleh pelatih kepala Shin Tae-yong. Ia sudah bertolak ke Solo pada hari kedua latihan untuk memimpin latihan timnas Indonesia U-23. Shin membagi tugasnya kepada asisten pelatih Choi In-cheol untuk menangani tim senior.

Egy memastikan hal itu tidak menjadi kendala bagi skuad Merah Putih. Pasalnya, semua materi yang diberikan kepada pemain menurutnya sesuai dengan arahan dari Shin Tae-yong. 

"Walaupun Coach Shin tidak ada, ini kan ada asisten yang mempunyai satu tujuan, jadi semua di sini sudah tahu apa yang diinginkan Coach Shin dan Coach Choi. Jadi semua pemain beradaptasi dengan itu dan bisa menjalankannya dengan baik," ujarnya.

Mengenai peta kekuatan yang dimiliki Turkmenistan, Egy mengungkapkan tim pelatih sudah memberikan hasil analisis terhadap permainan lawan dari rekaman video mereka di pertandingan-pertandingan sebelumnya. Dengan itu, kata dia, sedikit banyaknya pemain sudah mempelajari permainan lawan di FIFA Matchday nanti.

"Kami sudah lihat video lawan kita nanti. Jadi pemain sudah menonton bagaimana mainnya mereka. Nanti juga ada video meeting juga untuk lebih dilihat lagi secara detail bagaimana permainan lawan," ujarnya.

Egy mengungkapkan, pesan utama dari para pelatih selama masa persiapan ini adalah memahami taktik dengan baik dan mengaplikasikannya di pertandingan nanti. "Jadi kita harus fokus dan melaksanakan apa yang diinginkan pelatih," kata dia.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement