Senin 06 Nov 2023 14:35 WIB

Lima Penggemar Newcastle Bersepeda ke Jerman Jelang Lawan Borussia Dortmund

Para fan itu juga berharap mengumpulkan lebih dari 10 ribu pounds sebagai amal.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto
Para pemain Newcastle United merayakan gol bersama para suporter.
Foto: Zac Goodwin/PA via AP
Para pemain Newcastle United merayakan gol bersama para suporter.

REPUBLIKA.CO.ID, NEWCASTLE -- Lima penggemar Newcastle United bersepeda ke Jerman jelang Newcastle melawan Borussia Dortmund pada pertandingan Liga Champions, Rabu (8/11/2023). Para fan juga berharap dapat mengumpulkan lebih dari 10 ribu poundsterling sebagai amal yang akan dibagikan kepada anak-anak Brave Hearts of the North East.

Lima penggemar tersebut meninggalkan St James' Park pada Sabtu (4/11/2023) kemarin. Para fan naik feri dari North Shields ke Amsterdam. Setelah itu kelimanya akan menuju Stadion Signal Iduna Park. Lima penggemar tersebut adalah Michael Embleton, Jonny Purvis, Scott Beattie, William Jones, dan William Armstrong.

Baca Juga

Sejauh ini kelimanya telah mengumpulkan lebih dari 5.500 poundsterling dan telah mendapat tawaran tambahan hingga 5.000 poundsterling. Meskipun akan bersepeda sekitar 181 mil (291 km) dalam perjalanan ke Jerman, lima orang tersebut tidak memiliki tiket untuk menghadiri pertandingan.

“Kami adalah kelompok yang bersatu, jadi kami akan melewati hari-hari yang penuh tantangan bersama-sama,” kata salah satu penggemar, Purvis, kepada BBC Radio Newcastle.

Purvis menambahkan, aktivitas bersama rekan-rekannya juga ingin berbuat amal dengan cara menggalang dana. Menurutnya jika Newcastle menang, maka perjalanannya ke Jerman akan sangat berharga.

Chris Forster dari badan amal Brave Hearts North East mengatakan, Brave Hearts North East adalah badan amal yang murni mendanai sendiri seluruh kegiatannya. Maka dari itu badan tersebut sangat bergantung pada dukungan dari orang lain.

“Mereka telah bekerja sangat, sangat keras, mereka mengumpulkan banyak uang untuk kami, namun yang lebih penting adalah meningkatkan kesadaran akan badan amal tersebut, kami akan berusia 35 tahun pada tahun depan," kata Forster.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement