Jumat 15 Mar 2024 12:34 WIB

Misi Sulit Coach Djanur, Ingin Kalahkan Persib Meski Minim Persiapan Bersama Persikabo

Djajang mengaku tidak memiliki banyak kesempatan untuk mempersiapkan diri.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Djajang Nurjaman (kiri).
Djajang Nurjaman (kiri).

REPUBLIKA.CO.ID, GIANYAR -- Djajang Nurdjaman langsung mendapat tantangan berkelas saat kembali menjadi pelatih Persikabo 1973. Ia akan mendampingi Persikabo menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-29 Liga 1 Indonesia musim 2023/24 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (15/3/2024) pukul 20.30 WIB.

Djajang mengaku tidak memiliki banyak kesempatan untuk mempersiapkan diri. Ia baru dua kali memimpin latihan Laskar Padjajaran. Ia menggantikan tugas Aji Santoso.

Baca Juga

"Persiapan saya khususnya, sangat minim karena saya baru datang dua hari yang lalu," kata juru taktik 59 tahun ini, dalam konferensi pers yang berlangsung pada Kamis (14/3/2024).

Keadaan demikian tak membuat ia patah semangat. Ia baru saja memulai perjalanan keduanya di Persikabo. Djajang menegaskan, kubunya tetap berusaha melakukan persiapan seoptimal mungkin.

Sehingga saat ini, Laskar Padjajaran sudah siap meladeni ketangguhan Maung Bandung. Ia menghormati nama besar dan kualitas amunisi calon lawan mereka. Namun dalam sepak bola segala sesuatu bisa terjadi. 

"Semua pemain bertekad untuk kerja maksimal. Insya Allah, bukan tidak mungkin, kami bisa meraih tiga poin," ujar sosok yang juga akrab disapa Coach Djanur itu.

Menurutnya, itu bukan sekadar kata-kata tanpa dasar. Terpenting, pasukannya harus berjuang memberikan segalanya di lapangan. Sejak menit pertama, Persikabo akan menjalani tantangan yang sangat berat.

Apalagi lawan sedang bagus-bagusnya. Persib selalu menang di tiga pertandingan terakhir. Sebuah modal berharga bagi laskar Pangeran Biru menuju partai ini.

"Yang paling penting bagi saya adalah membangkitkan motivasi mereka. Saya pikir cukup lama mereka tidak meraih kemenangan. Faktor mental di sebuah tim betul-betul perlu diperhatikan, apalagi lawannya Persib. Secara materi, secara tim luar biasa," ujar Djajang.

Persikabo hanya sekali menang dalam 22 laga terakhir. Itu membuat Laskar Padjajaran terbenam di dasar klasemen sementara. Alarm bahaya berbunyi. 

Jika tak segera berbenah, Frenky Missa dan rekan-rekan akan semakin tenggelam di zona degradasi. Sayangnya, saat berupaya mencari momen kebangkitan, mereka harus bertemu salah satu tim calon juara musim ini.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement