Sabtu 04 Aug 2012 21:59 WIB

Dzeko: Saya Terlalu Bagus Jadi Pemain Cadangan

Rep: Satria Kartika Yudha/ Red: Karta Raharja Ucu
Edin Dzeko
Foto: Football Images
Edin Dzeko

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Edin Dzeko merajuk. Striker 26 tahun ini mengancam bakal menanggalkan jersey Manchester City jika di musim depan ia tidak diberikan peran lebih.

Musim 2011/2012 memang musim paling bersejarah bagi City, setelah berhasil menjuarai Liga Primer Inggris untuk kali pertama dalam 44 tahun terakhir. Tapi kesuksesan the Citizens tak membuat Dzeko gembira lantaran perannya yang minim untuk Manchester Biru.

Ya, musim lalu Dzeko memang lebih banyak menghangatkan bangu cadangan. Ia kalah bersaing dengan Mario Balotelli ataupun Carlos Tevez di lini serang the Citizen. Alasan itulah yang membuatnya tak kerasan berada di Etihad Stadium.

Musim lalu di Liga Primer, juru gedor kelahiran Bosnia itu hanya tampil 16 kali, dan hanya dua kali dipercaya tampil sejak menit pertama. Namun, meski tak menjadi pilihan utama pelatih Roberto Mancini, Dzeko sukses menyumbangkan 14 gol guna membantu City merengkuh gelar Liga Primer.

Salah satu gol yang diciptakannya itu bahkan gol yang paling krusial bagi City. Bagaimana tidak, jika ia tidak menceploskan bola ke gawang QPR dalam laga pamungkas Liga Primer Inggris 13 Mei 2012, City tidak mungkin bisa menjadi juara. Kala itu, Dzeko berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di satu menit jelang akhir pertandingan, sebelum akhirya Sergio Aguero memastikan kemenangan City menjadi 3-2.

Namun, berbekal ketajamannya yang sudah teruji, ia masih heran kenapa Mancini kerap menomorduakannya. "Musim lalu, khususnya di paruh kedua, saya jarang ditampilkan. Entah apa alasannya," ucap Dzeko mengeluh, seperti dilansir The Sun, Sabtu (4/8).

Ekspetasinya datang ke City pada 3 Januari 2011 musnah. Pasalnya, ia menerima pinangan City yang rela membayar mahar Rp 375 miliar kepada Wolfsburg, agar bisa bermain reguler. Tapi kenyataannya berkata lain.

"Saya terlalu bagus untuk menjadi pemain cadangan. Jika ini terus terjadi, maka segala sesuatunya akan menjadi mungkin untuk dilakukan," ancamnya.

Dzeko tidak gertak sambal. Mantan striker Wolfsburg itu berani melontarkan ancaman mengingat jasanya banyak diburu klub-klub elite Eropa. Sebut saja AC Milan dan Juventus yang merayu Dzeko untuk berganti kostum.

Debut pertama Dzeko berbalut kostum Manchester Biru, saat City menantang Wolves di gelanggang Liga Primer Inggris, 15 Januari 2011. Sementara gol pertamanya bagi Citizens tercipta dalam ajang FA Cup melawan Notts County yang berakhir imbang 1-1.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement