REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Mino Raiola, agen Mario Balotelli mengklaim, kliennya bisa saja hengkang dari San Siro suatu saat nanti. Sebab, Raiola berpendapat Milan bukanlah tujuan akhir Balotelli.
Ya, sejak didatangkan dari Manchester City, Balotelli adalah salah satu mesin gol Milan. Penyerang Timnas Italia itu menjelma menjadi sosok penting di skuat Massimilano Allegri. Tetapi, meski ia mengaku sebagai Milanisti, berkembang rumor Balotelli mulai tak kerasan di Italia.
"Italia tentu bukan titik akhir kariernya (Balotelli). Tapi, kami masih punya kontra empat tahun di Milan dan sangat menghormatinya," katanya tengah pekan ini seperti dilansir Football Italia.
Raiola tak menampik penyebab bosannya Balotelli di Italia adalah keras tekanan media massa. Namun, Balotelli terus berupaya tidak mengambil pusing tekanan tersebut. Raiola mengatakan, pemberitaan media massa Italia saat ini, mengingatkannya pada masa ketika Balotelli masih di Manchester. Menurutnya, wajar jika Balotelli merasa tertekan dengan hal tersebut.
"Saya tak bisa membayangkan jika berada dalam posisinya," ujar agen yang mengurusi kontrak sederet pemain bintang seperti Zlatan Ibrahimovic itu.
Balotelli kerap mengungkapkan salah satu alasan kepergiannya dari Manchester adalah tekanan dari paparazi Inggris. Menurut Balotelli, banyak pemberitaan media tentangnya tidak benar. "Apakah dia bakal pergi dari Italia karena alasan itu? Saya pikir tidak," tutur Raiola.
Keran gol Balotelli di Serie A Liga Italia sejauh ini masih seret akibat hukuman skorsing dan cedera yang dialaminya beberapa pekan terakhir. Pemain berjuluk 'Super Mario' sudah mulai tampil kembali ketika Milan menghadapi Barcelona tengah pekan ini. Sayang, Balotelli gagal menyumbangkan gol dalam laga yang berakhir imbang tersebut.