REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) sedang menyelidiki materi yang diunggah oleh penyerang Liverpool, Mario Balotelli, di dalam akun Instagram miliknya karena dianggap bernada rasis dan anti-semit.
Penyerang tim nasional (timnas) Italia itu telah menghapus materi tersebut dari halaman Instagram-nya. Sebelumnya, Balotelli menuliskan sederet kalimat dengan menyisipkan karakter Super Mario dari konsol permainan Nintendo.
Adapun Asosiasi sepak bola Italia (FIGC) melalui akun Twitternya menyangkal kalimat yang dituliskan Super Mario itu bernada rasis. Sementara itu FA menegaskan akan menyelidiki materi yang dituliskan Balotelli. Sedangkan pihak klub Liverpool mengatakan akan membicarakannya secara pribadi dengan sang pemain.
Juru bicara Liverpool mengatakan,"Kami peduli dengan isi materi yang diunggah dan kemudian dihapusnya. Kami akan berbicara dengannya tentang masalah ini," ungkapnya kepada BBC Sport, disadur Sport Mole, Selasa (2/12).
Di sisi lain, menanggapi kritikan tersebut, Balotelli menulis di akun Twitternya, "Ibu saya Yahudi, jadi tolonglah kalian diam,"
Akan tetapi, mantan pimpinan FA yang saat ini menjadi ketua kelompok masyarakat Yahudi, Simon Johnson mengatakan harus ada tindakan terhadap Balotelli. "Kami membenci segala bentuk rasisme, di mana pun itu terjadi," kata Johnson kepada Daily Telegraph.
"Kami menyerukan kepada FA untuk menyelidiki kasus ini, dan mengambil tindakan jika kita ingin menendang rasisme dari sepakbola."
Sesuai aturan FA, apabila tuduhan adanya rasisme, seorang pemain dikenai larangan minimum bermain selama lima pertandingan.