Jumat 03 Jan 2020 05:00 WIB

Magnus Carlsen dan Lengkapnya Koleksi Gelar

Tiga Gelar Juara Diraih Magnus Carlsen

GM Magnus Carlsen asal Norwegia.
Foto: EPA-EFE/Berit Roald
GM Magnus Carlsen asal Norwegia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Pecatur asal Norwegia Grand Master (GM) Magnus Carlsen raih juara dunia catur kilat tepat di hari terakhir tahun 2019. Capaian tersebut melengkapi koleksi gelar juara dunia catur, menjadi total tiga gelar juara.

Gelar juara dunia nomor catur kilat diraih pada kejuaraan dunia catur kilat di Luzhniki Stadium, Moskow, Rusia, Selasa (31/12). Dengan gelar tersebut, Carlsen memborong dua gelar juara pada turnamen bertajuk "2019 King Salman World Rapid & Blitz Championships".

Dua hari sebelumnya pecatur berusia 30 tahun ini juga menjadi kampiun di kategori catur cepat. Sebelumya di tahun 2018 tepatnya pada bulan November, Dia juga menjadi yang terbaik di kategori catur Klasik. Dengan demikian, pecatur jenius Norwegia itu saat ini menggenggam tiga gelar juara dunia untuk tiga nomor.

Carlsen sukses mempertahankan gelar juara nomor catur klasik dengan mengalahkan GM Fabio Caruana, pecatur Amerika Serikat, yang digadang-gadang sebagai penerus legenda catur Bobby Fischer.

Seperti terlihat dari statistik Chess-Result.com, gelar juara dunia nomor catur kilat tidak diraih dengan mudah oleh Carlsen. Ia harus melalui pertarungan playoff dengan GM Hikaru Nakamura, setelah kedua pecatur yang diunggulkan di tempat teratas itu sama-sama meraup 16,5 poin dari 21 babak.

Pada babak playoff, Nakamura melewatkan kesempatan saat memegang buah putih di pertandingan pertama, yang berakhir remis, dan kemudian Carlsen memenangkan pertandingan kedua sehingga kedudukan 1,5-0,5 untuk Carlsen.

Carlsen mengakui bahwa gelar juara dunia catur kilat tersebut sangat sulit untuk diraih karena ia harus memiliki faktor luck untuk mengalahkan Nakamura.

"Nakamura memiliki permainan yang hebat di turnamen ini. Dengan sedikit keberuntungan dia bisa memenangkannya langsung. Sayang kali ini keberuntungan memihak saya," kata Carlesen. "Seperti misalnya pertandingan saya melawan Firouzja. Jika saya tidak mendapatkan tambahan setengah poin saya tidak akan berhasil sampai ke tiebreak."

Bagi Carlsen, gelar juara dunia catur kilat tersebut merupakan yang kelima kali diraihnya. Ia juga telah memenangkan kejuaraan dunia nomor catur cepat tiga kali dan meraih gelar juara dunia catur klasik empat kali. Jadi secara keseluruhan, ia sekarang memiliki 12 gelar dunia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement