Kamis 30 Jan 2020 16:31 WIB

Gary Neville Tanggapi Penyerangan Rumah Petinggi MU

Neville menyarankan petinggi MU lebih memikirkan nasib tim agar tak kian terbenam.

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Endro Yuwanto
Gary Neville
Foto: EPA/Alejandro Garcia
Gary Neville

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Legenda Manchester United (MU) Gary Neville mengutuk aksi vandalisme dan penyerangan terhadap kediaman vice-chairman klub itu, Ed Woodward. Serangan tersebut diduga dilakukan fan yang kecewa dengan kinerja tim Iblis Merah.

Woodward jadi kambing hitam atas buruknya penampilan MU sejak ditinggal Sir Alex Ferguson pada 2013. Woodward tak mau melepas kontrolnya di Old Trafford lantaran belum menunjuk direktur olahraga.

Neville menganggap wajar jika fan MU kecewa dengan situasi klub saat ini. Tapi alasan tersebut tak lantas menjadikan aksi penyerangan terhadap petinggi klub sebagai sesuatu yang wajar.

"Ini adalah olahraga, ini sepak bola. Itu sangat berarti bagi orang-orang yang menyukainya, tetapi tidak mungkin keluarga atau rumah seseorang pantas untuk dilakukan seperti ini (diserang)," kata Neville dilansir dari Sky Sports pada Kamis (30/1).

Neville menilai salah satu masalah di MU ialah masih belum ada direktur teknis atau direktur sepak bola. Kondisi ini membuat MU tak bisa mengambil kebijakan strategis dengan tepat. Ia tak tahu alasan di balik lambannya pengisian jabatan tersebut. "Mengapa butuh waktu lama, saya tidak tahu, klub harus meneruskannya. Mereka masih tidak terlihat apik di bursa transfer," ucapnya.

Untuk masalah ini tentu bukan sesuatu yang bisa dimaafkan. Apalagi, menurut Neville, masalah ini turut memperburuk performa MU.

Neville juga memandang kekesalan fan sudah mencapai puncaknya. Fan lalu menyalurkan kekesalannya lewat dunia maya hingga ke dunia nyata. "Para penggemar sekarang mulai membawanya (kekesalan) ke stadion, ke media sosial, dan sekarang mereka membawanya ke luar lapangan, ke rumah-rumah orang yang seharusnya tidak dilakukan," jelasnya.

Neville memandang petinggi MU saat ini tidak punya tindakan drastis dalam memperbaiki klub. Alhasil, petinggi MU makin jadi bulan-bulanan fan. Ia menyarankan agar petinggi MU lebih memikirkan lagi nasib tim itu sebelum jatuh terlalu dalam.

"Saya mengatakan Manchester United membutuhkan operator (direksi) sepak bola terbaik di kelasnya dan mereka belum mendapatkannya. Operator itu harus lebih baik, lebih pintar. Dia bukan seseorang yang harus diterima oleh penggemar Manchester United, tapi kinerjanya bagus," jelas Neville.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement