REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Pelatih Barcelona, Quique Setien, mengaku, masih ragu untuk langsung menurunkan penyerang berusia 28 tahun itu sebagai starter di laga kontra Eibar, Sabtu (22/2) malam WIB. Meski menilai Braithwaite tengah berada dalam kondisi fisik yang prima, tapi Setien masih belum yakin mantan penyerang Middlesbrough itu beradaptasi secara cepat dengan gaya permainan Barcelona.
''Untuk saat ini, rasanya masih terlalu prematur buat Braithwaite untuk tampil sebagai starter. Dia memang sudah berada dalam kondisi yang bagus, tapi ada begitu banyak konsep permainan yang masih harus kami jelaskan kepada dia,'' tutur Setien seperti dikutip Marca, Sabtu (22/2).
Namun, mantan pelatih Real Betis itu cukup optimis, dalam beberapa laga mendatang, Braihtwaite bisa mengisi satu tempat di starting line-up Blaugrana. Tidak hanya itu, Setien juga cukup yakin, kemampuan dan kualitas pemain yang bisa ditempatkan sebagai winger itu bisa menutup celah yang ditinggalkan Suarez ataupun Dembele.
#BarçaEibar | We play these guys today. pic.twitter.com/TbiyGb5guq
— FC Barcelona (@FCBarcelona) February 22, 2020
''Tentu saja, di sejumlah laga mendatang, dia akan tampil sebagai starter. Dia datang ke sini dengan antusiasme tinggi. Saya yakin, dia bisa membantu dan memberikan kontribusi besar buat tim ini, karena kami telah memantaunya sejak lama,'' tutur pelatih asal Spanyol tersebut.
Barcelona akhirnya memilih merekrut penyerang Leganes, Martin Braithwaite, setelah otoritas penyelenggara La Liga memberikan izin kepada klub asal Katalan itu untuk mendatangkan pemain di luar masa bursa transfer. Barcelona mengaktifkan klausa pelepasan penyerang asal Denmark itu dengan nilai transfer mencapai 30 juta euro.
Perekrutan Braithwaite oleh Barcelona pada pertengahan pekan ini memang sempat mengundang tanda tanya. Braithwaite diragukan untuk bisa memberikan dampak signifikan buat performa Barcelona, terutama dalam urusan mencetak gol.
Hal ini tidak terlepas dari minimnya catatan gol Braithwaite. Pada paruh pertama musim La Liga musim ini, tepatnya saat masih memperkuat Leganes, penyerang timnas Denmark itu hanya mampu mencetak empat gol dari 24 laga.