REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Pelatih Barcelona Quique Setien mengakui kekalahan atas AS Roma dan Liverpool menjadi pengalaman traumatis bagi para pemainnya. Setien ingin mengentaskan kenangan buruk itu ketika menghadapi Napoli dalam babak 16 besar Liga Champions.
Diketahui, Barca kerap tumbang di kandang lawan dalam beberapa musim Liga Champions terakhir. Alhasil Lionel Messi dkk belum mencapai final lagi dalam lima Liga Champions terakhir.
Musim lalu, the Catalan dibantai 4-0 oleh the Reds di Anfield setelah menang 3-0 di Nou Camp. Musim sebelumnya lagi, pasukan Ernesto Valverde ditekuk 3-0 di kandang Roma. Padahal mereka sudah menang 4-1 di Nou Camp.
❝ ❞ | @3gerardpique and @QSetien compare Leo #Messi and Diego Maradona pic.twitter.com/PWBQtgN2VC
— FC Barcelona (@FCBarcelona) February 25, 2020
"Kenyataannya sangat sedikit yang membicarakan pertandingan itu, meski saya yakin semuanya memikirkannya," kata Setien dilansir dari Marca pada Selasa, (25/2).
Setien menekankan timnya sudah melakukan evaluasi semenjak kekalahan-kekalahan tersebut. Ia optimis dapat meraih hasil lebih baik musim ini. "Mungkin sudah tidak bisa dibandingkan. Saya pikir tim sudah baik-baik saja," ucap Setien.
Dari catatan, Barca baru sekali mengangkat trofi Liga Champions dalam sembilan musim terakhir. "Saya percaya kami melanjutkan performa positif dan memberikan penampilan terbaik yang biasa kami lakukan," ujar Setien. Rizky Suryarandika