REPUBLIKA.CO.ID, DUBLIN -- Mantan juara kelas bulu dan ringan UFC (Ultimate Fighting Championship), Conor McGregor, baru saja mengumumkan pensiun. Banyak orang bertanya-tanya mengapa yang bersangkutan memutuskan hal ini.
Dalam pernyataannya, McGregor mengaku kurang bergairah menatap masa depannya. Salah satunya ketika ia tidak mendapat agenda pertarungan sesuai yang ia harapkan. "Permainan ini tidak membuat saya merasa tertarik, itu saja," kata atlet asal Irlandia ini menyerukan alasan di balik keputusannya, dikutip dari themix.net, Selasa (9/6).
Tentu saja tidak sesederhana itu. Satu yang pasti, McGregor beberapa kali ingin terlibat dalam pertarungan perebutan gelar. Ia mengincar rematch kontra Khabib Nurmagomedov juga pertemuan kontra Justin Gaethje. Namun, Khabib dan Gathje lebih fokus pada rencana pertandingan antara mereka. UFC pun memasang Anderson Silva sebagai lawan McGregor.
Silva cukup disegani di nomor seni bela diri campuran ini. Namun, usianya telah mencapai angka 45. "Saya akan masuk ke sana dan menyingkirkannya. Kemudian, apa yang terjadi? Orang-orang mengatakan dia sudah tua, sudah melewati masa puncak, dan berbagai hal lainnya," tutur McGregor membayangkan kesia-siaan jika ia menundukkan Silva.
Semua dinamika tersebut membuat yang bersangkutan mundur. Ini ketiga kalinya ia memutuskan pensiun. Sebelumnya pada 2016 dan 2018, McGregor menyatakan berhenti dari olahraga ini. Pada akhirnya ia kembali. Teranyar, pada Senin (8/6) ia terlihat menikmati jet ski di lepas pantai di kampung halamannya, Dublin, Irlandia.