Rabu 19 Aug 2020 10:54 WIB

Presiden PSG: Kami Pantas Berada di Final Liga Champions

PSG akan menghadapi Bayern Muenchen atau Lyon di laga final.

Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Ghanim Al-Khelaifi.
Foto: AP/Claude Paris
Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Ghanim Al-Khelaifi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Paris Saint-Germain (PSG) Nasser Al-Khelaifi yakin, klub Prancis tersebut pantas mendapat tempat di final Liga Champions. Ini setelah PSG mengalahkan RB Leipzig 3-0 di semifinal pada Rabu (19/8).

"Kami tidak ingin kembali ke Paris, kami ingin tetap di Lisbon. Ini adalah mimpi. Saya harap ini akan berlanjut! Kami pantas mendapatkannya. Malam ini, saya tidak tahu harus berkata apa. Ini malam yang indah bagi kami," kata Al-Khelaifi kepada RMC Sports seperti dikutip Goal pada Rabu (19/8).

Baca Juga

Setelah akhirnya mematahkan kutukan perempat final PSG saat melawan Atalanta pekan lalu lewat kemenangan dramatis 2-1, klub raksasa Ligue 1 Prancis itu melenggang ke final usai menghajar RB Leipzig dengan skor 3-0 melalui gol dari Marquinhos, Angel Di Maria, dan Juan Bernat.

Ini akan menjadi final pertama PSG di kompetisi elite Eropa. Sementara klub Prancis tersebut telah menikmati kesuksesan domestik sejak diambil alih oleh pengusaha Qatar pada 2011. Selama ini, PSG selalu kesulitan melangkah lebih jauh di Liga Champions.

Al-Khelaifi mengatakan, akhirnya impian terakhir PSG berada di titik puncak bisa menjadi kenyataan, yaitu menjuarai kompetisi tertinggi klub Eropa tersebut.

"Ini malam bersejarah, pertama kalinya di final UCL. Malam yang luar biasa. Tim memiliki laga sempurna melawan tim yang sulit. Saya sangat bangga dengan para pemain saya, bangga dengan staf teknis saya," kata Al-Khelaifi. "Sejak 2011 kami berada di PSG, kami mendekati impian. Kami ada di sana, kami pantas mendapatkannya, kami ingin melangkah sejauh mungkin. Saya bangga dengan semua orang."

Skuat PSG asuhan Thomas Tuchel sekarang akan menghadapi Bayern Muenchen atau Lyon di final yang dijadwalkan dimainkan pada Senin (24/8) dini hari WIB.

"Saya akan menikmati dan menonton pertandingan ini besok. Dengan para pemain dan staf. Kami tahu bahwa Bayern adalah favorit, tetapi ini sepak bola," kata Tuchel kepada RMC Sport. "Jelas, itu akan menjadi tantangan terbesar dalam karier saya pada Ahad (waktu setempat). Kami di sini untuk bermain di final dan untuk menang."

PSG menyamai rekor yang juga dipegang oleh Real Madrid pada Selasa (18/8) setelah mencetak gol dalam 34 pertandingan Eropa berturut-turut, rekor yang sekarang sudah ada sejak 2016.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement