REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Stephan El Shaarawy merayakan dua golnya untuk Italia dan memastikan kepindahannya ke AS Roma gagal bukan karena dirinya. Italia berhasil mengalahkan Moldova 6-0 dalam pertandingan persahabatan di Florence, bahkan dengan formasi eksperimental untuk menguji beberapa wajah baru.
"Ini sangat memuaskan, malam yang spesial karena ini adalah dua gol pertama saya dengan Nazionale dan saya melakukannya dengan mengenakan ban kapten," kata El Shaarawy dikutip dari Football Italia, Kamis (8/10).
Sebelum laga ini, El Shaarawy terakhir berkostum Gli Azzurri pada November 2019. Ia tampil 15 menit saat Italia mengalahkan Bosnia-Herzegovina di kualifikasi Piala Eropa. Pasalnya, sejak bergabung ke Shanghai Shenhua pada Juli 2019, ia minim dilirik ke timnas Italia, terlebih kehilangan kesempatan bermain saat China melakukan lockdown akibat pandemi virus corona.
"Itu menunjukkan bahwa Anda tidak boleh menyerah, Anda harus belajar menunggu dan hal-hal baik akan datang. Saya telah berlatih sendiri selama sebulan dan saya menunggu saat yang tepat," ujar El Shaarawy.
Striker 27 tahun ini sempat berada di ambang peminjaman kembali ke Roma pada hari tenggat waktu. Namun, harapannya tak terwujud lantaran ia mengindikasikan pihak Roma tak serius.
"Liga China dihentikan hingga Februari, jadi saya sangat ingin bermain. Saya selalu siap beradaptasi dan kembali, termasuk dalam hal gaji. Jadi jika negosiasi tidak selesai dengan baik, itu bukan karena saya," tegas El Shaarawy.