Jumat 30 Sep 2022 23:25 WIB

Uni Emirat Arab U-17 Siap Beri Kesulitan untuk Timmas Indonesia

UEA datang ke Indonesia dengan persiapan matang.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Pelatih kepala Timnas sepak bola Indonesia U-17 Bima Sakti (tengah) memberikan pengarahan kepada sejumlah pesepak bola Timnas saat latihan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/9/2022). Latihan tersebut sebagai persiapan dalam kualifikasi Piala Asia AFC U-17 grup B yang dilaksanakan dari tanggal 3-9 Oktober 2022.
Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Pelatih kepala Timnas sepak bola Indonesia U-17 Bima Sakti (tengah) memberikan pengarahan kepada sejumlah pesepak bola Timnas saat latihan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/9/2022). Latihan tersebut sebagai persiapan dalam kualifikasi Piala Asia AFC U-17 grup B yang dilaksanakan dari tanggal 3-9 Oktober 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Timnas Uni Emirat Arab (UEA) U-17 siap menjadi salah satu lawan terberat Indonesia di Grup B Kualifikasi Piala AFC U-17. Itu karena pelatih Timnas UEA U-17, Alberto Gonzalez mengaku telah mempersiapkan tim sejak Juli 2022. Dia memastikan tim asuhannya siap untuk menghadapi lawan-lawan di Grup B.

"Kami sejak Juli 2022 menyiapkan tim untuk kualifikasi ini. Dua tahun sebelumnya kami tak berkegiatan karena pandemi. Jadi sejak Juli 2022, sampai sekarang kami siapkan tim untuk turnamen ini," kata Gonzalez dalam konferensi pers, Jumat (30/9/2022).

Baca Juga

"Kami bermain di beberapa turnamen, sebelumnya West Asian Cup di Arab Saudi, kemudian kami pergi ke Italia untuk main di turnamen internasional. Dan terakhir kami main di Aljazair di Arab Cup," jelasnya.

Dengan persiapan yang cukup matang, Gonzalez mengatakan timnya siap bersaing di level tertinggi. Dia mengaku tidak mempunyai strategi khusus melawan keempat tim lainnya. "Satu-satunya yang saya berikan ke pemain adalah kami ke sini untuk bertanding di empat pertandingan dan empat laga itu merupakan laga final," katanya.

"Jadi kami akan bermain dengan sikap dan kekuatan, motivasi, konsentrasi yang sama dari pertandingan pertama sampai terakhir lawan Malaysia," tegas Gonzalez.

Mengenai peta kekuatan empat tim lainnya, dia menilai tidak ada tim yang lebih difavoritkan dalam Grup B. Meskipun Indonesia bermain di kandang sendiri, menurutnya semua tim punya peluang yang sama. Jadi, kata dia, tidak ada tim yang paling diwaspadai.

"Saya katakan ke pemain, semua tim sama. Semua laga penting. Jadi kami harus berproses setahap demi setahap. Pertandingan final pertama kami besok lawan Guam. Setalah itu baru Palestina baru Indonesia dan Malaysia. Semua penting. Kami perlu tiga poin dari setiap pertandingan," ujarnya.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement