Sabtu 06 May 2023 18:42 WIB

Resmi Tinggalkan Kanjuruhan, Arema FC Daftarkan Stadion Gajayana Jadi Kandang 2023/2024

Arema tak akan menggunakan Kanjuruhan.

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Suporter Arema FC (Aremania) berdoa sambil menyalakan lilin di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Ahad (2/10/2022). Kegiatan tersebut sebagai bentuk duka cita atas jatuhnya korban jiwa pada kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.
Foto: ANTARA/Prasetia Fauzani
Suporter Arema FC (Aremania) berdoa sambil menyalakan lilin di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Ahad (2/10/2022). Kegiatan tersebut sebagai bentuk duka cita atas jatuhnya korban jiwa pada kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Arema FC siap mendaftarkan Stadion Gajayana sebagai kandang tim 'Singo Edan' untuk Liga 1 Indonesia periode 2023 hingga 2024. Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan dan evaluasi dari manajemen Arema FC dan pihak terkait.

General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi menyatakan, Stadion Gajayana didaftarkan karena dinilai strategis. Kemudian juga dianggap sebagai pilihan terbaik bagi suporter untuk memberikan dukungan pada klub kesayangannya. 

Baca Juga

Manajemen mengaku sangat berterimakasih bisa menggunakan Stadion Gajayana untuk kompetisi mendatang. "Arema FC sangat berharap digunakannya Stadion Gajayana bisa mengembalikan semangat untuk mencapai hasil lebih baik di kompetisi musim depan,” ungkap pria disapa Inal ini di Kota Malang, Sabtu (6/5/2023).

Selain Stadion Gajayana, Arema FC juga memiliki beberapa pilihan stadion lain sebagai kandang mereka. Namun setelah melalui pertimbangan yang matang, maka diputuskan Stadion Gajayana sebagai pilihan yang terbaik. 

Inal berharap pendaftaran Stadion Gajayana sebagai kandang dapat membuat Arema FC lebih berkembang. "Dan meraih kesuksesan yang lebih besar di kompetisi musim depan,” kata dia.

Menyambut persiapan kompetisi, dari sisi fasilitas yang terdapat di Stadion Gajayana, Arema FC juga sudah intens untuk melakukan koordinasi dengan Pemkot Malang. Menurut dia, beberapa progress sudah dilakukan dengan Pemkot Malang. Inal mengklaim semuanya tertuju pada semangat yang sama untuk membangun sepak bola menjadi lebih baik.

Beberapa perbaikan juga akan dilakukan agar memenuhi standar persyaratan  regulasi Liga 1 2023-2024. Dua di antaranya terkait lampu penerangan dan fasilitas 10 ribu single seat.

 

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement