REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelari jarak jauh Indonesia, Agus Prayogo, bertekad mempertahankan hasil positif pada ajang SEA Games 2019. Sebelumnya pada edisi 2017 lalu, Agus meraih medali emas di nomor 10 ribu meter.
Kini pencapaian serupa ingin diulangnya di SEA Games Filipina. "Mudah-mudahan bisa mempertahankan emas," kata atlet berusia 34 tahun, di kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Senin (18/11).
Agus sedang dalam tahap akhir persiapan. Ia mengaku sudah beberapa kali mengikuti uji coba.
Sekarang Agus memasuki sesi latihan khusus. Menjaga kondisi agar tampil maksimal pada perlombaan nantinya. Ia merasa persiapan kali ini jauh lebih baik dibandingkan dengan persiapannya menuju Asian Games 2018.
Pada Asian Games tahun lalu, Agus gagal finis saat mentas di nomor marathon 42 kilometer. Ia berhenti kilometer ke-30, lantaran otot kakinya bermasalah.
Kini, Agus tak ingin mengalami kendala serupa di Filipina. Ketika ditanyakan mana rival terberat dirinya, ia menjawab Thailand. "Mereka punya dua atlet naturalisasi. Semuanya di nomor saya, 10 ribu, dan marathon," jelas dia.
Agus dan beberapa atlet lainnya hadir dalam acara peluncuran Pocari Sweat jadi minuman resmi SEA Games 2019. Ia berharap dukungan pihak swasta terus mengalir untuk membantu prestasi olahraga Indonesia.
Pemerintah menargetkan kontingen Indonesia meraih 45 emas di SEA Games ke-30 ini. Cabor atletik diprediksi turut menjadi sumber perolehan medali untuk skuat tanah air.