Rabu 08 Jun 2022 15:11 WIB

 Jalanan di Hangzhou Diperbarui untuk Asian Games 2022

Meski Asian Games 2022 ditunda tapi Hangzhou tetap melanjutkan berbagai persiapan

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
Logo Asian Games 2022 di Hangzhou, China. Meski Asian Games 2022 ditunda tapi Hangzhou tetap melanjutkan berbagai persiapan. Ilustrasi.
Foto: VCG/China Daily
Logo Asian Games 2022 di Hangzhou, China. Meski Asian Games 2022 ditunda tapi Hangzhou tetap melanjutkan berbagai persiapan. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Delapan jalan di distrik Shangcheng, Hangzhou telah diperbarui untuk persiapan Asian Games 2022 di Hangzhou, China. Dilansir laman resmi Asian Games 2022 pada Rabu (8/6/2022), selain memperbaiki permukaan dan penutup lubang got, teknologi baru telah diadopsi untuk meningkatkan ketahanan selip di jalan dan mengurangi gangguan yang disebabkan oleh debu dan kebisingan.

Asian Games 2022 yang seharusnya bergulir pada 10-25 September secara resmi ditunda karena adanya lonjakan kasus Covid-19. Meski belum ada jadwal terbaru dari pesta olahraga terbesar di Asia edisi ke-19 tersebut, Hangzhou selaku tuan rumah tetap melanjutkan berbagai persiapan. Misalnya, pembangunan pusat kebugaran, bagian dari proyek pembangunan Gimnasium Danau Barat di Hangzhou, telah selesai pada awal Juni.

Baca Juga

Sedangkan aula bola basket diharapkan akan selesai pada Agustus. Selama penundaan, sebanyak 56 arena kompetisi dan 31 tempat pelatihan untuk Asian Games 2022 secara bertahap dibuka untuk umum. Penyelenggara mengatakan pembukaan tempat dan fasilitas menekankan peran penting Asian Games 2022 dalam meningkatkan kebugaran, budaya dan olahraga, dan memenuhi kebutuhan masyarakat, serta mendapatkan pengalaman untuk mengadakan kompetisi tingkat tinggi.

Tempat yang dioperasikan oleh pihak ketiga, seperti Hangzhou Olympic Sports Center Stadium, dikenakan biaya yang sesuai untuk berbagai acara seperti memperkenalkan produk dan menyelenggarakan acara olahraga, pameran, dan pertunjukan budaya. Sementara untuk pusat olahraga publik yang biaya operasinya relatif murah, masyarakat dapat menikmatinya secara gratis misalnya gimnasium, alun-alun, dan lintasan atletik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement