REPUBLIKA.CO.ID, KIEV -- Tim kuda hitam asal Britania Raya, Wales, masih mencari bentuk jelang penyelenggaraan turnamen akbar Piala Eropa 2016 di Prancis. Sang pelatih, Chris Coleman, mengatakan sampai saat ini ia masih belum bisa menentukan nama-nama yang pasti diikutsertakannya di Piala Eropa Prancis Juni-Juli mendatang.
Usai memastikan diri lolos ke Piala Eropa untuk pertama kalinya, Wales sudah tiga kali melakukan uji coba melalui laga persahabatan. Hasilnya cukup beragam. The Dragons menang sekali, imbang sekali dan kalah sekali.
Hal itu membuat Coleman masih bingung dalam menentukan skuat terbaik untuk diberangkatkan ke Prancis. Selasa (29/3) dini hari WIB nanti, Wales akan melakukan uji coba lagi. Kali ini lawan Ashley Williams dan kawan-kawan adalah tim Eropa Timur, Ukraina. Tim yang juga akan ikut di turnamen Piala Eropa nanti. Laga antara Ukraina menjamu Wales akan digelar di Stadion Olimpiyskiy, Kiev.
“Saya belum bisa memastikan tim saya sekarang. Masih ada kesempatan, terutama pemain muda dan pelapis untuk membuktikan diri,” kata Coleman, dikutip dari Wales Online, Ahad (27/3).
Hampir sama dengan laga terakhir saat Wales ditahan imbang 1-1 oleh Irlandia Utara Jumat (25/3) kemarin, Coleman masih akan memasang beberapa pemain yang akan jadi pelengkap di Piala Eropa. Pemain bintang seperti Gareh Bale dan Aaron Ramsey, dan Andy King masih belum akan dimainkan. Hal ini mempertegas bahwa pelatih yang membesut Wales sejak 2012 lalu itu ingin memberi ruang bagi pemain-pemain potensial yang jarang membela timnas.
Salah satu pemain senior, Joe Allen, juga hanya dimainkan setengah jam oleh Coleman saat melawan Irlandia Utara. Bertandang ke Ukraina nanti, pemain muda seperti striker Southampton Sam Vokes, defendes Swansea City Adam Matthews akan diberi ruang unjuk gigi.
Sebagai tim debutan Piala Eropa, Coleman memang ingin menyulap timnya sekuat mungkin agar tak jadi bulan-bulanan tim lain. Hal itu disebabkan pada babak penyisihan grup nanti, Wales akan berada di grup B yang berisi tim-tim seperti Inggris, Rusia dan Slowakia.
Inggris dan Rusia bisa dibilang sebagai tim yang sudah berpengalaman di beberapa turnamen besar. Sedangkan Slowakia, meskipun termasuk tim debutan, pernah berpengalaman menembus perdelapan final Piala Dunia 2010 di Afika Selatan.
Beralih ke tim tuan rumah, Ukraina baru melakukan satu uji coba pasca memastikan diri lolos ke Piala Eropa, yaitu melawan Sipurs yang dimenangkan The Yellow Blue 1-0. Pada laga itu, Ukraina sudah tampil dengan pasukan terbaiknya. Winger potensial Andriy Yarmolenko bermain penuh melawan Siprus.
Ajang menjamu Wales ini juga akan menjadi yang kedua bagi Ukraina semenjak mengajak legenda mereka Andriy Shevchenko bergabung sebagai asisten pelatih. Masuknya mantan bintang AC Milan itu menjadi suntikan semangat tersendiri bagi Ukraina. Sebab Sheva adalah salah satu mantan pemain yang punya mental baja semasa jayanya yang diyakini dapat ditularkan kepada para juniornya di timnnas.
Prediksi Susunan Pemain
Ukraina (4-4-2)
Pelatih: Mikhail Ivanovich Fomenko
Penjaga gawang: Byoko
Belakang: Shevchuk, Fedetsky (tengah), Putivtsev (kanan), Kucher (kiri)
Tengah: Garmash, Stephanenko (gelandang bertahan), Husyev (sayap kanan), Yarmolenko (sayap kiri)
Depan: Zozulya, Rotan
Formasi: 4-4-2
Wales (4-2-3-1)
Pelatih: Chris Coleman
Penjaga gawang: Hennessey
Belakang: Williams, Chester (tengah), Gunter (kanan), Matthews (kiri)
Tengah: Ledley, Voghan (gelandang bertahan), Cotterill (sayap kanan), Williams (sayap kiri) Lawrence (gelandang serang)
Depan: Vokes
Lima pertandingan terakhir Ukraina
10/10/15 Makedonia 0-2 Ukraina
13/10/15 Ukraina 0-1 Spanyol
15/11/15 Ukraina 2-0 Slovenia
18/11/15 Slovenia 1-1 Ukraina
25/03/16 Ukraina 1-0 Siprus
Lima pertandingan terakhir Wales
06/09/15 Wales 0-0 Israel
11/10/15 Bosnia-Herzegovina 2-0 Wales
14/10/15 Wales 2-0 Andorra
14/11/15 Wales 2-3 Belanda
25/03/16 Wales 1-1 Irlandia Utara
[removed][removed]