Jumat 24 Jun 2016 10:21 WIB

Faktor Ronaldo, Santos Pede Portugal bisa Jungkalkan Kroasia

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Damanhuri Zuhri
Cristiano Ronaldo
Foto: REUTERS/Jason Cairnduff
Cristiano Ronaldo

REPUBLIKA.CO.ID, LYON -- Meski tak meraih satu pun kemenangan, Portugal mampu mengamankan satu tiket babak 16 besar Piala Eropa. Hasil laga 3-3 saat melawan Hungaria, Kamis (23/6) membuat Portugal punya koleksi poin yang menempatkan mereka masuk dalam kategori tim peringkat tiga terbaik.

Usai melakoni tiga laga penyisihan dengan hasil seri, Selecao punya catatan tiga poin dan finis di peringkat tiga di bawah Hungaria dan Islandia yang sama-sama punya lima poin. Jumlah agregat gol mereka nol karena memasukkan empat dan kemasukan empat pula.

Lolos dari penyisihan grup, Portugal akan berjumpa Kroasia di fase gugur. Sang lawan sendiri punya catatan mentereng karena lolos sebagai juara Grup D. Kelayakan Kroasia untuk lolos ini pun sudah teruji. Penyebabnya, pada laga terakhir penyisihan mereka sanggup menumbangkan sang juara bertahan, Spanyol.

Namun pelatih Portugal, Fernando Santos, sama sekali tak khawatir atas fakta dari kompetitor yang akan mereka hadapi itu. Santos mengatakan, saat ini Portugal layak untuk tetap percaya diri karena sudah menunjukkan kepantasan berada di fase gugur.

"Kami memang belum meraih kemenangan. Tapi faktanya kami juga belum terkalahkan. Kami punya modal kekuatan meski saya menyadari masih banyak hal yang perlu dibenahi," kata dia dikutip dari laman resmi UEFA, Jumat (24/6).

Santos mengatakan, Portugal juga punya keuntungan jelang laga melawan Kroasia. Keuntungan tersebut adalah tentang pulihnya kepercayaan diri kapten tim sekaligus megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo.

Pemain berjuluk CR7 itu sempat dirundung amarah dan rasa kesal karena luput membawa Portugal menang dalam dua laga perdana penyisihan. Selain itu, Ronaldo juga jengah karena berada dalam sorotan tajam akibat tak sanggup membuat gol maupun assist pada dua laga tersebut.

Kritisnya posisi Portugal karena berada dalam ancaman jurang ketidaklolosan ke fase gugur pun dibebankan kesalahannya ke pundak Ronaldo. Pemain 31 tahun tersebut dianggap tak punya kontribusi bila bermain untuk Timnas, lain halnya ketika membela klub.

"Kini Ronaldo sedang dalam kepercayaan diri yang sangat tinggi. Dia sebenarnya selalu punya kepercayaan diri dan hasrat untuk terus berjuang tapi sekarang mental yang dia miliki sudah berkali-kali lipat kuatnya," kaa Santos.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement