Jumat 04 Oct 2013 06:18 WIB

Madridistas Inginkan Mourinho

Rep: Erik Purnama Putra/ Red: Karta Raharja Ucu
Carlo Ancelotti
Foto: AP/Alberto Saiz
Carlo Ancelotti

REPUBLIKA.CO.ID,  MADRID -- Madridistas mulai tak suka dengan gaya kepelatihan Carlo Ancelotti. Terhentinya rekor keperkasaan Real Madrid atas Atletico Madrid selama 14 tahun, membuat Ancelotti diteriaki Madridistas.

Ya, Madrid terkapar di Santiago Bernabeu saat menjamu Atletico di pentas La Liga Spanyol, Ahad (29/9) kemarin. Los Blancos menyerang dengan skorer tipis 0-1 atas Los Rojiblancos. Imbas kekalahan itu membuat Los Merengues mengoleksi 15 poin dan tertinggal lima angka di belakang Barcelona dan Atletico.

Kekalahan itu membuat Madridistas tak puas dengan kinerja Don Carlo. Mereka mulai meneriakkan nama Jose Mourinho. Program televisi Spanyol, Punto Pulota membuat dokumentasi kegerahan suporter yang menganggap capaian 'the Happy One' lebih baik daripada Ancelotti.

Ketika diwawancarai di luar stadion, mereka secara provokatif menunjuk jersey klub bertuliskan Mourinho dan meneriakkan nama mantan pelatih Inter Milan tersebut. Mourinho meninggalkan Madrid lantaran bersitegang dengan beberapa pemain inti Madrid.

Selama tiga musim membesut Madrid, Mourinho sukses mempersembahkan tiga trofi, yaitu La Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol. Sayangnya, ia gagal mempersembahkan trofi Liga Champions untuk Madrid. Pada musim 2011/2012, Madrid mencetak rekor 100 poin dan 121 gol hingga menjadikan mereka sebagai klub paling produktif sepanjang masa di Spanyol.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement