REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Hengkangnya Xabi Alonso ke Bayern Muenchen mungkin menjadi salah satu transfer yang cukup mengejutkan. Maklum saja, kabar akan keluarnya mantan pemain Liverpool itu dari Santiago Bernabeu sama sekali tidak tercium media-media Spanyol maupun Jerman.
Arsitek Real Madrid, Carlo Ancelotti mungkin menjadi orang yang paling terkejut, meski mengaku tidak bisa menahan kepergian pemain berusia 32 tahun tersebut.
“Dia (Alonso) menjelaskannya dengan baik. Dia bilang butuh motivasi lain. Tentu ini sebuah kejutan. Semuanya tenang di sini, tapi Xabi (Alonso) memutuskan pergi. Kami terkejut, tapi seperti yang saya katakan, kami sangat menghormatinya. Dia sangat jujur dengan klub.," ujarnya seperti dilansir Goal, Ahad (31/8).
“Seluruh fans Madrid dan pemain melihatnya pergi dengan rasa hormat yang tinggi. Sangat sulit mengubah pikirannya. Melihat apa yang telah Xabi lakukan untuk klub, anda tak bisa hanya mengatakan: ‘Tidak, Anda tidak bisa pergi’."
Selain itu, Ancelotti mendoakan agar dirinya mampu meraih kesuksesan di tanah Jerman. Bagaimanapun juga, menurut mantan pelatih AC Milan itu, Xabi Alonso adalah salah satu pemain kunci el Real kala merengkuh gelar la Decima (Gelar Kesepuluh) pada Liga Champions musim lalu