Sabtu 12 Feb 2022 07:04 WIB

Nama Sadio Mane akan Diabadikan Menjadi Stadion di Senegal

Sadio Mane sebelumnya berhasil membawa Senegar menjadi juara Piala Afrika 2021.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Nora Azizah
Pemain Senegal, Sadio Mane.
Foto: AP/Themba Hadebe
Pemain Senegal, Sadio Mane.

REPUBLIKA.CO.ID, SEDHIOU -- Penghargaan untuk Sadio Mane datang silih berganti. Ini terkait keberhasilan Mane membawa Senegal menjadi juara Piala Afrika 2021.

Penyerang Liverpool itu bak pahlawan bagi negaranya. Ia berperan penting menjadikan timnas mereka sebagai penguasa benua hitam. Sepanjang gelaran di Kamerun, ia mengoleksi tiga gol dan menyumbang dua assists. Ia pemain terbaik turnamen tersebut.

Baca Juga

Pada partai final, Mane mencetak gol penentu saat adu penalti melawan Mesir. Lengkap sudah pengaruh eks Southampton dalam kejayaan the Lions of Teranga. Sang penyerang sayap menjadi ikon negara Afrika Barat itu.

Walikota Sedhiou, Abdoulaye Diop, daerah tempat Mane dilahirkan, memiliki rencana sebagai bentuk penghormatan terhadap bintang tersebut. "Saya telah memutuskan untuk menamai stadion Sedhiou dengan namanya," kata Diop, dikutip dari dailymail.co.uk, Sabtu (12/2/2022).

Mewakili warganya, ia mengucapkan terima kasih kepada Mane. Daerahnya mendunia karena andil pesepakbola 29 tahun itu. Menurutnya, eks Red Bull Salzburg ini pantas mendaparkan penghargaan tersebut.

Stadion itu sedang dibangun. Rencananya, akan beroperasi pada tahun depan. Secara umum, warga Senegal merasakan kegembiraan luar biasa.

Mereka memenuhi jalanan di ibu kota di Dakar. Semua berbaur dan terlarut dalam kegembiraan. Mane dan rekan-rekan disambut dengan gegap gempita.

Bak prajurit yang kembali dari medan perang dengan membawa berita kemenangan. Alhasil, jutaan warga Senegal bersatu. Sesuatu yang lumrah.

Pasalnya, sebelumnya the Lions of Teranga sempat menembus dua final. Tapi selalu berakhir dengan kekalahan. Jadi ini gelar Piala Afrika pertama mereka.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement